Para atlet dari 16 negara akan mengenakan seragam yang terbuat dari kain daur ulang pada Piala Dunia bulan Juni mendatang. Nike menyatakan bahwa seragam tersebut berasal dari pakaian performa elit pertamanya yang diproduksi sepenuhnya dari limbah tekstil menggunakan daur ulang kimia tingkat lanjut. Langkah ini menyoroti kemajuan sekaligus keterbatasan dalam upaya membuat industri fesyen lebih berkelanjutan.
Nike telah bermitra dengan perusahaan asal Swedia, Syre, dan perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat, Loop Industries, untuk mendapatkan poliester sirkular. Perusahaan ini bertujuan untuk mengubah limbah tekstil menjadi kain baru untuk pakaian berkinerja tinggi. Pendekatan ini berupaya mengatasi ketergantungan besar industri fesyen terhadap poliester murni yang berasal dari bahan bakar fosil.