Menlu jelaskan dubes ri tak diizinkan masuk grand mosalla teheran

Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap alasan Duta Besar Rolliansyah Soemirat tidak bisa memasuki Grand Mosalla Teheran saat prosesi penghormatan Ayatollah Ali Khamenei.

Pemerintah Indonesia telah menerima undangan untuk menghadiri acara tersebut dan menunjuk Dubes RI di Teheran sebagai wakil resmi. Sugiono menyatakan keputusan ini diambil karena sejumlah pejabat sibuk dengan agenda kenegaraan di dalam negeri.

Pada 2 Juli 2026 pemerintah Indonesia menerima konfirmasi bahwa akses ke dalam kompleks hanya diberikan kepada tamu dengan jabatan di atas tingkat duta besar. Akibatnya Dubes RI hanya berada di area luar saat prosesi berlangsung.

Sugiono menegaskan Indonesia tetap menyiapkan perwakilan lain untuk pemakaman. Pernyataan itu disampaikan di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada 6 Juli 2026.

Artikel Terkait

A high-level Indian delegation paying tribute at Ayatollah Ali Khamenei's funeral in Tehran.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indian delegation pays tribute to Ayatollah Ali Khamenei in Tehran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A high-level Indian delegation paid tribute to Iran's late Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei at the funeral ceremony in Tehran on July 3, 2026.

India's minister of state for external affairs Pabitra Margherita attended the 40th-day mourning ceremony for Iran's late Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei at the Iranian embassy in New Delhi. He offered solemn respects on behalf of the Government of India, according to MEA spokesperson Randhir Jaiswal. The participation highlights India's longstanding ties with Iran amid regional tensions.

Dilaporkan oleh AI

Minister of State for External Affairs Pabitra Margherita and Bihar Governor Syed Ata Hasnain are expected to represent India at the funeral of former Iranian Supreme Leader Seyyed Ali Khamenei on July 4.

The Indonesian government strongly condemned Israeli forces for intercepting the Global Sumud Flotilla in international waters near Cyprus on Monday. Several Indonesian nationals including journalists were among those detained in the incident.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak