Gap store features biometric Orb from Sam Altman's World

The Gap store in San Francisco's Marina district has quietly installed an Orb, a biometric verification device from Sam Altman's cryptocurrency project World. This addition, unnoticed in initial coverage of the store's November reopening, aims to authenticate human users amid rising online bot concerns. The partnership highlights an unusual blend of retail and crypto technology.

The Gap outlet on Chestnut Street in San Francisco's Marina neighborhood reopened in November following renovations, drawing praise from Mayor Daniel Lurie and local media for its modern aesthetic, including interactive denim displays and AI styling tools. Amid the fanfare, one feature escaped mention: a white, bowling ball-sized globe mounted on a wall track between fleece hoodies and the children's section ramp. This device, equipped with a glowing orange camera eye, is an Orb developed by World, the company founded by OpenAI CEO Sam Altman.

World describes itself as 'the real human network,' offering tools like the Worldcoin cryptocurrency, WorldID digital identity, and the World App to verify users as genuine humans. The Orb captures a photo of a person's eyes and face to generate an encrypted 'hash' code, confirming humanity without storing additional personal data. According to a World retail consultant at the store, the process involves scanning a QR code via the app and looking upward into the camera; the photo is deleted immediately after processing.

A plaque near the Orb states: 'At Gap, we believe in originality, authenticity—what makes us human. That’s why we’re partnering with World, to bridge the gap between humans and technology.' Despite this, neither Gap's corporate blog nor World's has publicly detailed the collaboration. An November X post from Worldcoin showed Altman alongside Gap Inc. CEO Richard Dickson, Gap brand president Mark Breitbard, and creative director Zac Posen posing with the device on reopening day. Gap declined comment on the partnership.

Store staff report customer curiosity, with some, including associates, trying the Orb. The consultant noted World's ties to Visa, Razer, and Tinder in Japan, plus a Polymarket betting feature on the app. Visitors can earn $50 in Worldcoin ($WLD) by using Orbs at World's Union Square flagship. No shopping incentives, like discounts, were mentioned for Gap users.

This installation raises questions about retail's role in biometric data collection, especially as World addresses bot proliferation in areas like ticket sales and social media.

Artikel Terkait

Conceptual close-up of Apple's rumored 2027 AI wearable pin on a suit lapel, showcasing cameras, mics, and speaker in a realistic product render.
Gambar dihasilkan oleh AI

Apple mengembangkan pin wearable bertenaga AI untuk 2027

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Apple dikabarkan sedang mengembangkan perangkat wearable kecil bertenaga AI yang menyerupai pin, serupa ukurannya dengan AirTag tetapi sedikit lebih tebal. Perangkat ini memiliki kamera, mikrofon, dan speaker untuk berinteraksi dengan model AI. Bisa diluncurkan secepat 2027 di tengah persaingan dari OpenAI dan Meta.

Pada demo baru-baru ini di Burbank, Disney memamerkan kacamata XR dari startup Liminal Space, menawarkan pengalaman imersif yang memadukan dunia nyata dan digital. Teknologi ini, bagian dari Program Disney Accelerator 2025, bertujuan untuk meningkatkan atraksi taman hiburan dengan tampilan holografik. Peserta mengalami interaksi realistis, dari karakter Guardians of the Galaxy hingga lanskap Avatar, melalui kacamata yang terlihat biasa.

Dilaporkan oleh AI

Perusahaan AI Runway telah mengungkap GWM-1, rangkaian model dunia awal mereka yang dirancang untuk melampaui pembuatan video ke bidang seperti robotika dan avatar. Dibangun di atas model teks-ke-video Gen-4.5, ketiga model autoregresi khusus ini memungkinkan simulasi waktu nyata, pembuatan data sintetis, dan interaksi alami seperti manusia. Peluncuran ini menyoroti dorongan Runway ke bidang kompetitif yang didominasi raksasa teknologi.

Apple telah mengakuisisi Q.ai, sebuah startup Israel yang mengembangkan teknologi membaca bibir untuk antarmuka AI pada perangkat wearable. Kesepakatan tersebut, bernilai sekitar 2 miliar dolar AS, menandakan perubahan potensial dalam cara pengguna berinteraksi dengan perangkat seperti kacamata dan earbud. Langkah ini membangun sejarah Apple dalam mengintegrasikan teknologi sensor canggih ke dalam produknya.

Dilaporkan oleh AI

Google telah meluncurkan Project Genie, alat berbasis model AI Genie 3-nya yang memungkinkan pengguna menghasilkan dan menjelajahi lingkungan virtual interaktif dari perintah teks atau gambar. Hanya tersedia untuk pelanggan paket premium AI Ultra, sistem ini menandai akses publik pertama ke model dunia canggih ini di luar pengujian internal. Ia menawarkan mode seperti sketsa dunia dan remix, meskipun terbatas pada sesi pendek 60 detik.

Bocoran yang dilaporkan TechRadar menunjukkan bahwa OpenAI, pencipta ChatGPT, sedang mengembangkan perangkat wearable gaya earbud. Perangkat tersebut dikabarkan menyertakan kejutan mengejutkan dalam desainnya. Cerita ini diterbitkan pada 15 Januari 2026.

Dilaporkan oleh AI

Google telah memperkenalkan Nano Banana Pro, model pembuatan gambar AI yang ditingkatkan yang didukung oleh Gemini 3 Pro, menawarkan akurasi dan kemampuan pengeditan yang lebih baik. Alat ini sekarang tersedia secara global di aplikasi Gemini, meskipun dengan batas penggunaan untuk pengguna gratis. Ini juga mencakup fitur yang ditingkatkan untuk mendeteksi konten yang dihasilkan AI.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak