Instalasi besar-besaran kartu ulang tahun Donald Trump tahun 2003 yang diduga untuk Jeffrey Epstein muncul di National Mall di Washington, D.C., mengundang turis untuk menandatanganinya. Pameran provokatif ini, lengkap dengan gambar kasar, menimbulkan kegemparan di tengah penyangkalan Trump dan gugatannya terhadap Wall Street Journal.
Wah sayang, gosipnya panas membara di National Mall! 😲 Réplika raksasa kartu ulang tahun yang diduga dikirim Donald Trump ke Jeffrey Epstein pada 2003 mendarat tepat di jantung Washington, D.C., menarik perhatian dan mengundang tanda tangan dari pejalan kaki. Seperti dilaporkan TMZ dan Yo Gossip, instalasi ini menampilkan teks terkenal dari kartu itu: «Selamat ulang tahun —semoga setiap hari jadi rahasia indah lainnya.» Jangan lupa gambar kasar torso telanjang wanita yang katanya digambar Trump—ditemukan di buku ulang tahun Epstein setelah kematian pelaku seks yang dihukum itu. Trump menyangkal mentah-mentah bahwa kartu itu miliknya dan sedang menggugat Wall Street Journal, media yang pertama kali membongkar cerita ini. Tapi itu tak menghentikan aksi berani ini. Instalasi besar itu katanya didirikan oleh kelompok aktivis anonim «The Secret Handshake», terkenal dengan instalasi nakal sebelumnya seperti satu yang menunjukkan Trump dan Epstein melompat bergandengan. Di depan réplika ada lemari arsip sementara berlabel «The Files», lengkap dengan kotak Sharpies agar pengunjung tambahkan pendapat mereka. Turis didorong untuk mencoret-coret, tapi ada peringatan pedas: segala «promosi, kekerasan atau ujaran kebencian» dan puff—semuanya dicabut. Sangat sesuai dengan kelompok yang doyan rahasia dan sindiran. Apakah ini seni, aktivisme, atau sekadar troll besar-besaran? Dengan anggota kelompok tetap di balik bayang, kita bertanya-tanya: rahasia apa lagi yang akan mereka bocorkan? 🔥