Google telah mengambil tindakan signifikan terhadap IPIDEA, salah satu penyedia proxy residensial terbesar, yang sangat memengaruhi operasinya. Perusahaan tersebut menghapus jutaan perangkat dari jaringan kriminal terkait. Langkah ini menyoroti upaya berkelanjutan untuk memerangi ancaman siber.
Intervensi terbaru Google menargetkan IPIDEA, yang digambarkan sebagai salah satu layanan proxy residensial terbesar. Menurut laporan, tindakan raksasa teknologi tersebut telah 'secara serius memengaruhi' penyedia tersebut, secara efektif membawa perjuangan ke jaringan kriminal di belakangnya. Operasi tersebut mengakibatkan penghapusan jutaan perangkat, memberikan pukulan besar bagi infrastruktur IPIDEA. Layanan proxy residensial seperti IPIDEA sering dieksploitasi untuk kegiatan ilegal, termasuk menghindari langkah-langkah keamanan dan memungkinkan serangan siber. Pernyataan dari Google menekankan skala respons mereka: 'Kami percaya bahwa tindakan kami telah secara serius memengaruhi salah satu penyedia proxy residensial terbesar'. Perkembangan ini menggarisbawahi sikap proaktif Google dalam keamanan siber, bertujuan untuk membongkar jaringan yang memfasilitasi operasi ilegal. Peristiwa tersebut dilaporkan pada 29 Januari 2026, menandai eskalasi signifikan dalam upaya untuk membatasi kejahatan berbasis proxy. Meskipun detail tentang metode yang tepat terbatas, dampak pada IPIDEA jelas, berpotensi mengganggu berbagai aktivitas berbahaya yang bergantung pada layanan semacam itu.