Google Translate luncurkan alat pelafalan berbasis AI di hari jadinya yang ke-20

Google telah memperkenalkan fitur latihan pelafalan berbasis AI baru untuk aplikasi Translate di Android guna merayakan hari ulang tahun layanan tersebut yang ke-20. Alat ini memberikan umpan balik waktu nyata mengenai ucapan bagi pengguna yang berlatih bahasa Inggris, Spanyol, dan Hindi di AS dan India. Fitur ini menganalisis pelafalan serta menawarkan kiat mengenai bunyi, penekanan, dan artikulasi.

Google Translate, yang telah melayani lebih dari 1 miliar pengguna bulanan dan menangani triliunan kata yang diterjemahkan setiap bulannya, merilis fitur pelafalan tersebut pada hari Senin. Pengguna dapat mengaksesnya melalui tombol 'Latihan' di dalam aplikasi, dengan memilih untuk mengucapkan frasa yang diterjemahkan atau mendengarkan penutur asli. AI tersebut kemudian memberikan penilaian terhadap upaya pengguna dan memberikan umpan balik khusus, seperti ejaan fonetik—misalnya, mengoreksi kata dalam bahasa Spanyol 'jugo' dari bunyi 'j' bahasa Inggris menjadi 'HU-go' dengan pelafalan bahasa Spanyol yang tepat. Google menyatakan bahwa fitur ini dibangun di atas alat yang sudah ada seperti 'tanya' dan 'pahami' untuk pembelajaran bahasa, dan sekitar sepertiga pengguna seluler telah menggunakan Translate untuk latihan berbicara, dengan banyak sesi langsung berlangsung lebih dari lima menit. Layanan ini mendukung lebih dari 250 bahasa, mencakup hampir 95% populasi dunia, dan tetap populer untuk pasangan bahasa seperti Inggris ke Spanyol, Indonesia, Portugis, Arab, dan Turki. Terjemahan yang umum melibatkan frasa ucapan terima kasih, koneksi, dan kasih sayang. Fitur ini saat ini hanya tersedia di Android di AS dan India, sebagaimana pertama kali dilaporkan oleh CNET.

Artikel Terkait

Smartphone screen showing Spotify's new AI-powered prompted podcast playlists feature, with a custom user prompt and generated playlist.
Gambar dihasilkan oleh AI

Spotify launches AI-powered prompted playlists for podcasts

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Spotify has rolled out an AI feature that generates personalized podcast playlists based on user prompts. The update, available now to premium subscribers in select countries, builds on a similar tool previously introduced for music. It aims to help listeners discover new shows and revisit older episodes.

Google has integrated its Lyria 3 AI model into the Gemini app, enabling users to create 30-second music tracks from simple prompts. The feature, which also generates lyrics and album art, is rolling out today with safeguards like watermarking to identify AI content. It expands Gemini's capabilities beyond text, images, and video.

Dilaporkan oleh AI

Amazon has updated its mobile app's 'Hear the Highlights' feature, allowing users to ask questions to AI-generated shopping experts. The enhancement builds on audio summaries introduced last year for millions of products. It is now available to US customers on iOS and Android.

YouTube is expanding its Gemini-powered 'Ask' feature to smart TVs, gaming consoles, and streaming devices as an experiment for a small group of users. The tool allows viewers to interact with video content through prompts or voice questions. Google announced the rollout via a support page spotted by 9to5Google.

Dilaporkan oleh AI

Google is overhauling its Workspace apps by integrating deeper Gemini AI capabilities to assist in document creation and editing. The updates allow Gemini to pull context from emails, files, and other sources to generate drafts and refine content. These features aim to streamline workflows for users across Docs, Sheets, Slides, and Drive.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak