Spotify telah meluncurkan fitur kecerdasan buatan (AI) yang menghasilkan daftar putar podcast yang dipersonalisasi berdasarkan permintaan pengguna. Pembaruan yang kini tersedia bagi pelanggan premium di negara-negara tertentu ini dikembangkan dari alat serupa yang sebelumnya diperkenalkan untuk musik. Fitur ini bertujuan membantu pendengar menemukan acara baru dan mendengarkan kembali episode lama.
Pelanggan Spotify Premium di AS, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia sekarang dapat menggunakan fitur Daftar Putar Berbasis Permintaan (Prompted Playlists) untuk podcast di aplikasi tersebut. Pengguna cukup mengetikkan permintaan dalam bahasa alami, seperti 'buatkan daftar putar dengan lebih banyak acara seperti Maintenance Phase' atau 'semua tentang sains dan inovasi', dan AI akan menyusun episode berdasarkan permintaan, riwayat mendengarkan, serta peristiwa terkini. Untuk mengaksesnya, buka aplikasi Spotify, ketuk 'Buat' di kanan bawah, lalu pilih Daftar Putar Berbasis Permintaan. Spotify menyatakan bahwa alat ini membantu pendengar menggali topik lebih dalam dan menemukan favorit baru, sekaligus meningkatkan keterpaparan episode lama dari katalog kreator. Perluasan ini menyusul peluncuran beta daftar putar berbasis permintaan untuk musik awal tahun ini. Di SXSW pada pertengahan Maret, Co-CEO Spotify Gustav Söderström mengumumkan fitur AI untuk mempersonalisasi Profil Selera pengguna. Akhir Maret juga melihat pengenalan SongDNA, yang merinci semua pihak yang terlibat dalam pembuatan sebuah lagu.