Google gunakan media yang diunggah pengguna untuk melatih AI

Google telah mulai menggunakan media yang diunggah ke perangkat pencariannya untuk melatih sistem AI. Perubahan ini memengaruhi gambar, dokumen, audio, dan rekaman video yang dikirimkan melalui layanan seperti Google Lens, pencarian suara, dan Translate. Pengguna secara otomatis diikutsertakan dalam kebijakan ini, namun dapat menyesuaikan pengaturan untuk menghentikan praktik tersebut.

Pembaruan ini berlaku untuk produk-produk terkait Pencarian tetapi untuk saat ini tidak memengaruhi Google Photos pribadi. Menurut laporan dari TechCrunch, perubahan ini diperkenalkan secara diam-diam dalam beberapa hari terakhir.

Setiap pengguna terdaftar secara default untuk menyumbangkan data bagi model AI generatif. Mereka yang lebih memilih untuk menjaga privasi unggahannya dapat memilih untuk keluar (opt-out) melalui dua halaman pengaturan tertentu.

Pada halaman Riwayat Layanan Pencarian, pengguna harus menghapus centang pada opsi "Simpan Media". Mereka juga harus mengunjungi halaman Personalisasi Layanan Pencarian dan memastikan tidak ada data yang tersimpan di sana.

Artikel Terkait

Illustration of a user experiencing Google's updated AI Mode in Chrome, featuring side-by-side browsing and tab integration on desktop and mobile.
Gambar dihasilkan oleh AI

Google rolls out AI Mode updates in Chrome for US users

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Building on January's Gemini AI tools like the multitasking sidebar, Google has begun rolling out enhancements to AI Mode in Chrome, adding side-by-side browsing and tab integration to streamline research. Now available to US desktop and mobile users with global expansion planned, these features reduce tab switching during AI-assisted tasks.

YouTube announced changes to make labels on AI-generated videos more prominent and will begin automatically detecting such content. The updates apply to photorealistic videos and will roll out starting this month.

Dilaporkan oleh AI

Google is expanding its AI-driven search tools with new agent capabilities and a redesigned interface. The changes, unveiled at the company’s I/O 2026 event, aim to make search more conversational and interactive. Executives say the updates reflect a broader shift where AI is central to how users find information.

India's Ministry of Electronics and Information Technology proposed persistent labels for AI-generated content on social media in a notice issued on April 21. The move amends IT Rules to enhance oversight on user-generated news. Feedback is invited until May 7.

Dilaporkan oleh AI

Certain search terms appear to disrupt Google's AI Overviews results.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak