Harry Maguire telah menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun bersama Manchester United, yang membuatnya tetap di klub hingga Juni 2027 dengan opsi tambahan satu tahun. Bek berusia 33 tahun tersebut menyatakan dirinya sebagai salah satu yang terbaik di dunia, sekaligus mengungkapkan ambisinya untuk masuk dalam skuad Inggris di Piala Dunia. Berbicara dari kamp pelatihan tim di Dublin, ia menyoroti performa terkininya dan ambisi internasionalnya.
Manchester United mengumumkan bahwa Harry Maguire, 33 tahun, telah menyepakati kontrak baru yang memperpanjang masa tinggalnya di Old Trafford hingga Juni 2027, dengan opsi tambahan selama 12 bulan. Kontrak tersebut mencakup pengurangan gaji pokok dari nilai sebelumnya sebesar £190.000 per minggu, namun menyertakan klausul berbasis performa yang dikaitkan dengan kualifikasi Liga Champions. Direktur sepak bola Jason Wilcox memuji Maguire dengan mengatakan: “Harry merepresentasikan mentalitas dan ketangguhan yang dibutuhkan untuk tampil bagi Manchester United. Ia adalah profesional sejati yang membawa pengalaman dan kepemimpinan tak ternilai bagi skuad kami yang muda dan ambisius.” Maguire menambahkan: “Mewakili Manchester United adalah kehormatan tertinggi.” Ia bergabung dari Leicester seharga £80 juta pada tahun 2019 dan telah mencatatkan 266 penampilan, memenangkan Piala Liga pada 2023 dan Piala FA pada 2024. Ia akan melewatkan pertandingan Premier League berikutnya melawan Leeds karena kartu merah yang diterimanya saat bermain imbang 2-2 melawan Bournemouth. Maguire berbicara dengan percaya diri mengenai kemampuannya setelah sempat tidak mendapat tempat di bawah asuhan Ruben Amorim, namun kini berkembang pesat di bawah pelatih sementara Michael Carrick, dengan menjadi starter di setiap pertandingan dan membantu United menempati posisi ketiga di Premier League. Data Opta menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan duel udara miliknya sebesar 78% memimpin liga. Bahkan Amorim mencatat ancamannya dalam situasi bola mati. “Saya masih percaya, bahkan di usia saya saat ini, saya bisa dibilang salah satu bek terbaik di dunia di kedua kotak penalti,” ujar Maguire kepada BBC Sport. Menatap Piala Dunia di Amerika Utara, Maguire sangat berhasrat untuk mendapatkan tempat di skuad Thomas Tuchel, yang ia sebut kemungkinan sebagai Piala Dunia terakhirnya. Ia kembali dipanggil pada bulan Maret setelah 18 bulan absen, bermain penuh 90 menit melawan Uruguay dan masuk sebagai pemain pengganti dalam kekalahan 1-0 dari Jepang. Meski bersaing dengan Ezri Konsa, Marc Guehi, John Stones, dan Trevoh Chalobah, ia mengatakan: “Saya sangat ingin pergi, apa pun peran yang diinginkan manajer dari saya.” Ia tetap optimis dengan masa depan United: “Musim depan bisa menjadi tahun yang spesial.”