Pasar India rebound dengan hati-hati setelah aksi jual yang tajam di bulan Maret

Pasar saham India telah melakukan rebound yang hati-hati setelah aksi jual yang tajam di bulan Maret. Reli ini, yang didorong oleh aksi jual dan pembelian institusional domestik, menghadapi keraguan di tengah-tengah penjualan investor asing yang sedang berlangsung. Para trader menunggu kejelasan mengenai konflik Asia Barat sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Pasar ekuitas India, yang sering disebut sebagai D-St, telah mengalami pemulihan sementara setelah penurunan yang signifikan di bulan Maret. Rebound ini digambarkan sebagai 'reli yang tidak disukai,' terutama didorong oleh short covering - di mana para pedagang membeli kembali saham untuk menutup posisi jual - dan pembelian dari para investor institusi domestik (DII). Namun, kenaikan ini dibayangi oleh penjualan yang terus-menerus dari investor institusi asing (FII), yang berkontribusi pada meningkatnya kegelisahan dan volatilitas pasar. Kata kunci yang terkait dengan peristiwa ini termasuk aksi jual pasar, lonjakan harga minyak, dan penjualan institusi asing. Para ahli mengindikasikan bahwa pergeseran pasar yang lebih menentukan bergantung pada penyelesaian konflik di Asia Barat, yang telah memicu ketidakpastian termasuk potensi tekanan harga minyak. Para trader tetap berhati-hati, menahan diri untuk mengambil posisi yang lebih besar hingga ada kejelasan geopolitik. Dinamika ini mencerminkan volatilitas pasar yang lebih luas yang dipengaruhi oleh ketegangan global.

Artikel Terkait

Anxious traders at Bombay Stock Exchange watch falling Indian stocks and rising oil prices amid Middle East tensions.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indian stocks face ongoing pressure from Middle East tensions

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Following initial market shocks from West Asia conflict, Indian equities saw major foreign investor outflows and remain volatile amid rising oil prices. FPIs withdrew $751.4 million on March 2—the largest daily pullout in four months—with markets resuming post-Holi holiday on March 4 under continued pressure.

Indian stock markets staged a significant rebound on Wednesday, fueled by hopes for peace in West Asia and falling oil prices. The NSE Nifty and BSE Sensex climbed substantially during the day, though some gains moderated by the close. Sectoral indices ended higher across the board amid cautious investor sentiment.

Dilaporkan oleh AI

Indian equity benchmarks Sensex and Nifty posted their strongest single-day gains in years on Wednesday, driven by a US-Iran ceasefire that eased oil prices and inflation fears. The market capitalization of BSE-listed companies rose by ₹16.1 lakh crore. However, Asian stocks turned cautious as the ceasefire showed signs of fragility.

Foreign institutional investors sold domestic equities worth Rs 1,13,810 crore in March 2026, continuing their selling amid the Iran-Israel war. Year-to-date outflows for the year have reached Rs 1,27,157 crore.

Dilaporkan oleh AI

Indian benchmark indices Sensex and Nifty closed nearly 6% higher for the week, snapping a six-week losing streak after a ceasefire between the US and Iran. Both indices rose 1.2% on Friday. Investors adopted a risk-on approach amid reduced volatility.

Foreign institutional investors have sold Indian shares worth more than Rs 2 lakh crore so far in 2026, marking their third straight month as net sellers amid ongoing geopolitical tensions.

Dilaporkan oleh AI

Following US and Israeli strikes on Iran that killed Supreme Leader Ali Khamenei and prompted Strait of Hormuz disruptions, oil prices rose nearly 8% amid ongoing tensions. Indian markets shed Rs 6.35 lakh crore on Tuesday, with the rupee weakening on supply fears. Globally, the dollar strengthened as a safe haven while the yen and euro weakened.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak