Pasar India rebound dengan hati-hati setelah aksi jual yang tajam di bulan Maret

Pasar saham India telah melakukan rebound yang hati-hati setelah aksi jual yang tajam di bulan Maret. Reli ini, yang didorong oleh aksi jual dan pembelian institusional domestik, menghadapi keraguan di tengah-tengah penjualan investor asing yang sedang berlangsung. Para trader menunggu kejelasan mengenai konflik Asia Barat sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Pasar ekuitas India, yang sering disebut sebagai D-St, telah mengalami pemulihan sementara setelah penurunan yang signifikan di bulan Maret. Rebound ini digambarkan sebagai 'reli yang tidak disukai,' terutama didorong oleh short covering - di mana para pedagang membeli kembali saham untuk menutup posisi jual - dan pembelian dari para investor institusi domestik (DII). Namun, kenaikan ini dibayangi oleh penjualan yang terus-menerus dari investor institusi asing (FII), yang berkontribusi pada meningkatnya kegelisahan dan volatilitas pasar. Kata kunci yang terkait dengan peristiwa ini termasuk aksi jual pasar, lonjakan harga minyak, dan penjualan institusi asing. Para ahli mengindikasikan bahwa pergeseran pasar yang lebih menentukan bergantung pada penyelesaian konflik di Asia Barat, yang telah memicu ketidakpastian termasuk potensi tekanan harga minyak. Para trader tetap berhati-hati, menahan diri untuk mengambil posisi yang lebih besar hingga ada kejelasan geopolitik. Dinamika ini mencerminkan volatilitas pasar yang lebih luas yang dipengaruhi oleh ketegangan global.

Artikel Terkait

Illustration of Indian markets declining due to geopolitical tensions with Iran, showing traders and falling financial indicators.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pasar dan rupee India melemah seiring sinyal Trump untuk mengakhiri gencatan senjata Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Saham dan mata uang rupee India jatuh tajam pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal berakhirnya gencatan senjata dengan Iran. Serangan baru AS terhadap Iran dan kenaikan harga minyak memicu aksi jual tersebut. Harga emas dan perak juga memperpanjang kerugian dalam perdagangan di Mumbai.

Dalal Street mencatat penurunan yang signifikan dengan rupee India menyentuh rekor terendah untuk hari kedua berturut-turut. Indeks saham utama mencatatkan penurunan satu hari terbesar dalam enam pekan terakhir.

Dilaporkan oleh AI

Saham-saham India naik didorong oleh data inflasi AS yang positif, yang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. Kenaikan ini terjadi meskipun terdapat ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan harga minyak yang mendekati 85 dolar per barel.

Pasar saham India mencatat penurunan harian terdalam dalam hampir sebulan terakhir. Penurunan ini menyusul aksi jual saham teknologi di seluruh dunia serta kekhawatiran mengenai kemungkinan kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Dilaporkan oleh AI

Saham-saham Asia rebound seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah dan pemulihan pada saham-saham kecerdasan buatan. Indeks KOSPI Korea Selatan memimpin kenaikan sementara Wall Street juga menguat.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak