Timnas Futsal Indonesia finis runner-up di Piala Asia Futsal 2026 setelah kalah adu penalti dari Iran, tapi pelatih Hector Souto dipastikan tetap menangani tim hingga Piala Dunia 2028. Kepastian ini disampaikan Ketua FFI Michael Sianipar usai turnamen di Jakarta. Prestasi ini juga diprediksi mendongkrak peringkat FIFA tim nasional.
Timnas Futsal Indonesia mencatat sejarah baru dengan menembus final Piala Asia Futsal 2026 untuk pertama kalinya, meski akhirnya kalah 4-5 lewat adu penalti dari Iran setelah imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu. Pertandingan final berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Sebelumnya, Indonesia tampil dominan di fase grup dengan mengalahkan Korea Selatan 5-0, Kirgistan 5-3, dan imbang 1-1 melawan Irak. Di babak gugur, mereka menyingkirkan Vietnam 3-2 dan Jepang 5-3 di semifinal.
Prestasi ini menjadi lompatan besar bagi futsal nasional, yang sebelumnya terbaik hanya perempat final di edisi 2022. Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, memastikan posisi pelatih asal Spanyol, Hector Souto, tetap aman. "Kontrak Hector Souto sudah kami perpanjang. Masa baktinya sampai 2028, hingga Piala Dunia 2028," ujar Michael seusai final.
Michael menekankan FFI tidak menetapkan target spesifik, melainkan fokus pada performa terbaik di setiap laga. "Di federasi futsal kami tidak pernah bicara target secara spesifik. Kami selalu menekankan untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan," katanya. Souto sendiri merasa dukungan global untuk Indonesia kuat. "Menurut saya, pada hari ini hanya satu negara yang ingin Iran menang. Di seluruh dunia, banyak yang mendukung Indonesia," ungkapnya.
Performa impresif ini diprediksi menaikkan peringkat FIFA Timnas Futsal Indonesia dari posisi 24 (1.190,97 poin) hingga enam peringkat menjadi 18. Ke depan, tim menatap agenda seperti Piala AFF Futsal, SEA Games, dan Piala Asia, sambil FFI berupaya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2028.