Pengusaha Jason Calacanis memprediksi bahwa hari-hari pembuatan mobil Tesla akan tertutup oleh robot humanoidnya Optimus. Dalam podcast baru-baru ini, ia berpendapat bahwa fokus perusahaan pada AI dan robotika akan mendefinisikan ulang identitasnya. Pandangan Calacanis sejalan dengan proyeksi ambisius CEO Elon Musk untuk Optimus.
Pengusaha dan investor malaikat Jason Calacanis membagikan visinya untuk masa depan Tesla di podcast All-In, menyarankan bahwa divisi otomotif perusahaan pada akhirnya akan dilupakan—bukan sebagai hal negatif, melainkan sebagai tanda pencapaian yang lebih besar di depan. Calacanis, yang mengunjungi laboratorium Optimus Tesla awal bulan ini, memeriksa prototipe Optimus Gen 3 dan mengamati para insinyur memajukan proyek tersebut. Ia menyatakan, “Tidak ada yang akan mengingat bahwa Tesla pernah membuat mobil. Mereka hanya akan mengingat Optimus.” Ia juga mencatat bahwa Elon Musk berencana memproduksi miliaran unit robot tersebut. Perspektif ini menggemakan pernyataan Musk sendiri. CEO Tesla telah menggambarkan Optimus sebagai “produk terbesar sepanjang masa dengan selisih jauh. Tidak ada yang akan mendekatinya. Saya pikir itu akan 10 kali lebih besar daripada produk terbesar berikutnya yang pernah dibuat.” Musk juga memperkirakan bahwa 80 persen nilai Tesla akan berasal dari Optimus. Selama bertahun-tahun, sorotan Tesla tertuju pada peluncuran kendaraan, angka pengiriman, dan teknologi mengemudi otomatis seperti Full Self-Driving. Namun, Calacanis percaya bahwa pergeseran ke AI dan robotika dunia nyata, khususnya melalui Optimus, akan mengubah perusahaan. Robot humanoid bertujuan merevolusi kehidupan sehari-hari, dengan Musk menyarankan bahwa penerapannya bisa membuat pekerjaan tradisional opsional. Ambisi Tesla untuk Optimus menyoroti masa depan berani di mana robot berbasis AI memainkan peran sentral dalam masyarakat, berpotensi mengaburkan warisan kendaraan listrik yang membangun perusahaan.