JFB Construction, yang terdaftar di NASDAQ sebagai JFB, bergabung dengan Xtend, pengembang teknologi drone dan robotika AI asal Israel, untuk menciptakan Xtend AI Robotics. Kesepakatan ini bertujuan untuk memberikan akses Xtend ke pasar publik AS dan memanfaatkan simpanan kontrak senilai $71 juta. Para analis melihat potensi kenaikan bagi para pemegang saham JFB.
JFB Construction, sebuah perusahaan konstruksi yang diperdagangkan di NASDAQ dengan kode saham JFB, telah mengumumkan merger dengan Xtend, sebuah perusahaan Israel yang berspesialisasi dalam perangkat lunak robotika drone dan AI. Entitas gabungan ini akan diberi nama Xtend AI Robotics, yang memungkinkan Xtend untuk memasuki pasar publik Amerika Serikat. Langkah ini memposisikan perusahaan baru ini untuk memanfaatkan pertumbuhan sektor pertahanan AS melalui teknologi drone yang telah terbukti di medan perang dan ekspansi manufaktur AS yang sesuai dengan NDAA. Xtend memberikan kontribusi kontrak senilai $71 juta untuk kemitraan ini. Merger ini bernilai perusahaan gabungan sebesar $1,5 miliar, yang menurut para analis menyiratkan kenaikan 62% bagi pemegang saham JFB saat ini, berdasarkan kapitalisasi pasar dan kelipatan pendapatan perusahaan sejenis. Analis One Seeking Alpha menilai saham JFB sebagai saham beli, menyoroti valuasi yang masuk akal, pipeline kontrak yang kuat, dan ekspansi strategis di Amerika Serikat, sembari mencatat risiko utama sebagai penyelesaian merger. JFB Construction menjadi perhatian baru-baru ini karena kesepakatan ini, mengubah fokusnya ke arah robotika canggih.