Uber Technologies telah bermitra dengan Zoox untuk mengintegrasikan kendaraan otonom ke dalam layanan ride-hailing-nya, menempatkan perusahaan sebagai pemimpin dalam teknologi AV. Analis telah menaikkan rating saham Uber menjadi beli kuat, mengutip pertumbuhan yang kuat dan harga saham yang undervalued. Langkah ini menyoroti strategi hybrid Uber yang menggabungkan pengemudi manusia dengan AV.
Uber Technologies, pemain utama di ride-hailing dan pengiriman, terus memperluas ekspansinya ke kendaraan otonom melalui kemitraan kunci. Perusahaan telah berkolaborasi dengan Zoox, bersama WeRide dan Baidu, untuk memajukan kemampuan ride-hailing AV. Kemitraan ini menggarisbawahi pandangan Uber bahwa kendaraan otonom merupakan peluang bukan ancaman bagi operasinya. Uber Technologies, pemain utama di bidang ride-hailing dan pengiriman, terus mengembangkan ekspansinya ke kendaraan otonom melalui kemitraan strategis. Perusahaan telah berkolaborasi dengan Zoox, bersama dengan WeRide dan Baidu, untuk memajukan kemampuan ride-hailing AV. Kemitraan ini menggarisbawahi pandangan Uber bahwa kendaraan otonom merupakan peluang, bukan ancaman, bagi operasinya. Analis telah menaikkan rating saham Uber menjadi beli kuat, didorong oleh metrik pertumbuhan yang kuat, kinerja keuangan yang membaik, dan harga saham yang dianggap undervalued. Model hybrid, yang mengintegrasikan pengemudi manusia dengan AV, membangun posisi yang dapat dipertahankan melalui efek jaringan, skala operasional, dan keahlian teknologi. Kekhawatiran pasar tentang disrupsi AV dianggap berlebihan, menawarkan profil risiko-hadiah yang menarik. Indikator keuangan mendukung prospek ini, dengan rasio P/E non-GAAP maju 22,7 dan rasio PEG 0,91. Kehadiran internasional Uber dan pengakuan merek semakin mengokohkan posisi pasarnya. Artikel ini, diterbitkan pada 13 Maret 2026, mencerminkan sikap positif analis terhadap masa depan Uber di sektor mobilitas yang berkembang.