Keller Logistics Group, sebuah perusahaan pengangkut ukuran menengah, telah menyelesaikan sesi perencanaan pra-produksi rahasia dengan Tesla minggu ini untuk menilai Tesla Semi untuk operasinya. Pertemuan ini merupakan langkah penting menuju adopsi potensial truk listrik dalam logistik regional. Perkembangan ini menyoroti minat yang meningkat terhadap solusi truk berkelanjutan.
Keller Logistics Group, sebuah perusahaan pengangkut milik keluarga yang mengoperasikan lebih dari 300 truk tarik dan 1.000 trailer di Midwest dan Tenggara, telah menyelesaikan sesi perencanaan kunci dengan tim Tesla minggu ini. Diskusi tersebut, yang diadakan di bawah perjanjian tidak divulgasi timbal balik (NDA), berfokus pada evaluasi kesesuaian Tesla Semi untuk aplikasi yard, shuttle, dan regional perusahaan. Rute Keller biasanya mencakup 500-600 mil per hari, menjadikannya kandidat ideal untuk konfigurasi day cab Semi dalam skenario logistik standar. Sesi tersebut juga membahas faktor ekonomi, termasuk kebutuhan infrastruktur, biaya pemeliharaan, dan insentif yang tersedia.
CEO Bryan Keller menekankan pendekatan metodis perusahaan terhadap inovasi. "Bagi kami, tetap di depan bukanlah berita utama, melainkan kebiasaan. Dari elektrifikasi dan otomatisasi yard hingga visibilitas digital dan teknologi gudang, tim kami terus menguji apa yang akan datang. Diskusi Tesla Semi adalah satu cara lagi kami mengevaluasi alat baru terhadap standar kami untuk keselamatan, waktu operasional, dan ROI pelanggan. Kami tidak mengejar tren, kami uji coba apa yang berhasil," kata Keller.
Chief Strategy Officer Benjamin Pierce memperkuat strategi ini. "Elektrifikasi dan powertrain generasi berikutnya adalah bagian dari transformasi yang jauh lebih luas. Baik itu sistem yard proprietary seperti YardLink™, solusi logistik surya dan terbarukan, atau kecerdasan kendaraan real-time, pendekatan Keller tetap sama, uji, buktikan, dan terapkan hanya ketika memperkuat layanan dan biaya total bagi pelanggan kami," kata Pierce.
Evaluasi ini menggarisbawahi kemajuan Tesla Semi menuju integrasi armada yang lebih luas, terutama bagi operator ukuran menengah yang mencari pengurangan emisi dan biaya operasional.