Korean Air dan Philippine Airlines membatalkan tujuh penerbangan dari Korea Selatan

Penerbangan udara di Korea Selatan mengalami gangguan signifikan ketika Korean Air dan Philippine Airlines membatalkan tujuh penerbangan dari Bandara Internasional Incheon dan Bandara Internasional Jeju. Pembatalan tersebut memengaruhi rute ke New York, Boston, Manila, Cheongju, dan Yeosu, berdampak pada penumpang internasional dan domestik. Peristiwa ini terjadi selama beberapa hari di akhir Februari 2026.

Pada 25 Februari 2026, muncul laporan tentang pembatalan tujuh penerbangan di Korea Selatan, yang menyoroti tantangan operasional di bandara-bandara utama negara tersebut. Bandara Internasional Incheon, pusat utama di dekat Seoul, melihat lima keberangkatan internasional dihapus dari jadwal, terutama layanan jarak jauh ke Amerika Utara dan Filipina. Pembatalan spesifik di Incheon mencakup penerbangan Korean Air KAL85 ke Bandara Internasional John F Kennedy di New York, dibatalkan pada Minggu pukul 7:30 malam WIB KST dan lagi pada Senin pukul 7:30 malam WIB KST, keduanya dioperasikan oleh pesawat Airbus A380. Penerbangan lain menuju New York, KAL81, dijadwalkan pada Senin pukul 10:00 pagi WIB KST, juga menggunakan Airbus A380 dan dibatalkan. Penerbangan Korean Air KAL91 ke Bandara Internasional Logan Boston, dijadwalkan pada Senin pukul 9:10 pagi WIB KST dengan Boeing 777-300ER, mengalami nasib yang sama. Selain itu, penerbangan Philippine Airlines PAL403 ke Bandara Internasional Ninoy Aquino di Manila, direncanakan pada Senin pukul 8:35 malam WIB KST dengan Airbus A330-300, dibatalkan. Di Bandara Internasional Jeju, dua penerbangan domestik terkena dampak. Korean Air membatalkan KAL1708 ke Cheongju pada Selasa pukul 11:15 pagi WIB KST dan KAL1636 ke Yeosu pada Selasa pukul 1:15 siang WIB KST, keduanya menggunakan pesawat Bombardier CS300. Gangguan ini meluas di luar rute internasional, memengaruhi konektivitas regional di dalam Korea Selatan. Korean Air bertanggung jawab atas enam pembatalan, sementara Philippine Airlines menangani satu. Pembatalan berulang pada rute New York, yang melibatkan pesawat badan lebar besar, menekankan isu operasional berkelanjutan daripada insiden terisolasi. Penumpang menghadapi tantangan pemesanan ulang, waktu koneksi lebih lama, dan ketersediaan kursi yang berkurang pada alternatif. Peristiwa ini memengaruhi ratusan per penerbangan karena kapasitas pesawat dan menyoroti sifat saling terhubung dari jaringan penerbangan global dan domestik. Tidak ada alasan spesifik untuk pembatalan yang dirinci dalam laporan, tetapi keterlibatan berbagai jenis pesawat menunjukkan penyesuaian tingkat jaringan, termasuk penyeimbangan armada dan perencanaan pemeliharaan.

Artikel Terkait

Illustration of stranded passengers and grounded Airbus planes at Manila airport due to software recall disrupting over 70 flights.
Gambar dihasilkan oleh AI

Airbus recall disrupts over 70 Philippine domestic flights

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

More than 70 domestic flights in the Philippines were canceled or delayed on November 29, 2025, as airlines grounded Airbus A320 and A321 aircraft for a mandatory software update. The update addresses a potential data corruption issue from solar radiation affecting flight controls, following a European Union Aviation Safety Agency directive. Local carriers Philippine Airlines, Cebu Pacific, and AirAsia Philippines scrambled to comply, impacting thousands of passengers.

Korean Air announced on January 19 that it will operate special mileage-exclusive flights on its domestic route connecting Seoul and Jeju island next month to meet Lunar New Year holiday travel demand. The Gimpo-Jeju flights will run from February 13 to 19, with two flights each day. This comes as the airline encourages mileage use during the integration of its system with Asiana Airlines amid their merger, with full schedules available on the Korean Air website and mobile app.

Dilaporkan oleh AI

Heavy snow and strong winds struck Japan on Sunday, January 12, 2026, during a three-day holiday, prompting major airlines to cancel numerous domestic flights. Japan Airlines and All Nippon Airways together scrapped over 100 flights, affecting thousands of passengers. The Japan Meteorological Agency forecasts continued inclement weather into Monday.

Korean Air announced on December 15 a zero-tolerance policy toward passengers tampering with aircraft emergency exits, warning of criminal charges to bolster aviation safety. The flag carrier is responding to a rise in such incidents that threaten flight security. It plans to pursue prosecutions, seek civil damages, and impose travel bans on violators.

Dilaporkan oleh AI

President Lee Jae Myung offered deep apologies on Monday for the first anniversary of the Jeju Air crash that killed 179 people, vowing a credible investigation into the tragedy. The disaster occurred on December 29, 2024, at Muan International Airport when the flight from Bangkok suffered a bird strike and crashed during an emergency landing. The government pledged to bolster the independence of the probe and provide comprehensive support to bereaved families.

Badai musim dingin kuat yang menyapu sebagian besar Amerika Serikat pada Senin, 26 Januari, mengganggu perjalanan udara dan darat, memaksa ribuan pembatalan penerbangan dan meninggalkan ratusan ribu tanpa listrik, menurut FlightAware dan PowerOutage.us. Layanan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa salju lebat, hujan beku, dan visibilitas rendah akan terus memengaruhi bagian Timur Laut dan Mid-Atlantik saat sistem bergerak ke lepas pantai.

Dilaporkan oleh AI

Aktivitas penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Timur Tengah mengalami pembatalan dan penundaan akibat penutupan wilayah udara di kawasan tersebut. Pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia, menangani penumpang sesuai prosedur sambil menjaga situasi terminal tetap aman. Operasional penerbangan internasional lainnya berjalan normal.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak