Perjalanan luar biasa Southampton, klub divisi Championship, di Piala FA harus berakhir di babak semifinal di Wembley, di mana mereka sempat memimpin sebelum akhirnya takluk 2-1 dari Manchester City. Tendangan spektakuler Finn Azaz sempat membawa The Saints unggul di akhir pertandingan, namun Jeremy Doku menyamakan kedudukan dan Nico Gonzalez mencetak gol kemenangan dari jarak 30 yard. Setelah menumbangkan Fulham dan Arsenal, Southampton tersingkir setelah mencapai semifinal untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.
Southampton mengejutkan dunia sepak bola dengan pencapaian mereka di Piala FA musim ini, mengalahkan Fulham lewat penalti di menit akhir, kemudian menumbangkan pemimpin klasemen Premier League, Arsenal, 2-1 di perempat final. Mimpi mereka berlanjut di semifinal melawan Manchester City, namun mereka harus puas dengan hasil tipis. The Saints sempat memiliki gol yang dianulir di awal laga (Leo Scienza offside) dan bertahan dengan kokoh di babak pertama di mana City mendominasi penguasaan bola tanpa mampu menembus pertahanan. Pada menit ke-79, Finn Azaz melesatkan tendangan melengkung indah melewati James Trafford untuk memberikan keunggulan yang mengejutkan. Tak lama berselang, upaya Doku yang sempat berbelok arah menyamakan kedudukan, dan tiga menit sebelum waktu normal usai, tendangan tak terbendung Gonzalez dari jarak 30 yard ke sudut atas gawang memastikan kemenangan City. Kuryu Matsuki sempat menyapu bola dari garis gawang bagi Southampton di menit-menit akhir. Meskipun kalah, pelatih Tonda Eckert mendapat pujian dari Pep Guardiola sebagai sosok yang 'luar biasa'. Dominasi City di babak kedua terbukti menentukan, namun kampanye Southampton musim ini menempatkan mereka sebagai pembunuh raksasa.