Maryland Gov. Wes Moore in a podcast studio with a supportive expression, subtle family elements in background
Maryland Gov. Wes Moore in a podcast studio with a supportive expression, subtle family elements in background
Gambar dihasilkan oleh AI

Gubernur Maryland Wes Moore mengatakan dia akan mendukung anaknya yang berusia 12 tahun jika ingin transisi gender, namun tidak akan menyarankan untuk menunggu hingga usia 18 tahun

Gambar dihasilkan oleh AI
Fakta terverifikasi

Gubernur Maryland Wes Moore dalam sebuah wawancara baru-baru ini di “PBD Podcast” milik Patrick Bet-David mengatakan bahwa jika putranya yang berusia 12 tahun menyatakan ingin melakukan transisi, dia akan fokus untuk tetap terlibat sebagai orang tua dan memastikan anaknya merasa aman serta didukung. Ia juga menolak untuk mengatakan bahwa dirinya akan menyarankan agar anaknya menunggu hingga dewasa.

Gubernur Maryland Wes Moore menanggapi pertanyaan seputar transisi gender pada anak muda saat wawancara di “PBD Podcast” yang dipandu oleh Patrick Bet-David.

Saat ditanya bagaimana tanggapannya jika putranya yang berusia 12 tahun mengatakan ingin melakukan transisi, Moore menekankan pentingnya keterlibatan dan dukungan orang tua. Ia mengatakan bahwa dirinya ingin anaknya merasa “nyaman dengan dirinya sendiri” dan mengetahui bahwa ia memiliki “mitra” dalam proses tersebut.

Ketika Bet-David mendesak Moore mengenai apakah ia akan menyarankan anaknya untuk menunggu hingga berusia 18 tahun, Moore menolak untuk memberikan arahan tersebut. Ia mengatakan tidak akan “memberikan nasihat kepadanya mengenai sesuatu yang ia rasakan,” sambil menegaskan kembali bahwa ia ingin tetap terlibat secara dekat.

Dalam percakapan yang sama, Moore juga menyatakan bahwa ia tidak akan menghakimi atau mencela anaknya, maupun mengambil tindakan seperti mengusir anaknya dari rumah.

Apa yang dikatakan orang

Diskusi terkini di X berfokus pada klip dari wawancara Gubernur Wes Moore di PBD Podcast, di mana ia mengungkapkan dukungannya terhadap potensi transisi putranya yang berusia 12 tahun sambil memprioritaskan keterlibatan orang tua. Akun-akun konservatif membagikan video tersebut dengan reaksi kritis yang menyebut posisi tersebut tidak pantas atau berbahaya bagi anak di bawah umur, termasuk saran untuk melibatkan layanan perlindungan anak. Media berita netral seperti FOX Baltimore memposting tautan ke liputan episode tersebut tanpa komentar tambahan.

Artikel Terkait

Realistic depiction of Ohio GOP lawmakers promoting HB 693 on child welfare and parental gender affirmation rights, with Democrats declining comment outside the Statehouse.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ohio Democrats decline comment on GOP bill limiting child-welfare actions tied to a parent’s refusal to affirm a child’s gender identity

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Ohio Republican lawmakers have introduced House Bill 693, dubbed the “Affirming Families First Act,” which would bar child-protection investigations and certain custody-related restrictions when the only issue is a parent’s insistence on a child’s biological sex. Ohio’s top Democratic legislative leaders declined to take a position when contacted by The Daily Wire, which also linked the debate to President Donald Trump’s remarks about a Virginia custody dispute during his Feb. 24, 2026, State of the Union address.

Maryland Gov. Wes Moore called President Donald Trump's remarks on Medicare and other entitlements 'nonsense,' arguing states cannot replace federal funding. Moore spoke on CBS' 'Face the Nation' Sunday, responding to Trump's Wednesday statement at a White House Easter luncheon prioritizing military spending over health care. The criticism comes as Trump's Iran war remains unpopular and his administration faces political challenges.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Two Ohio House Republicans have introduced the “Affirming Families First Act,” which would state that referring to and raising a child in line with the child’s biological sex—such as using a child’s given name and sex-based pronouns—cannot, by itself, be treated as abuse, neglect, or contrary to a child’s best interests in certain custody-related decisions.

Migration Minister Johan Forssell (M) proposes that youths facing deportation at age 18 should be allowed to complete high school. Protests against teen deportations are growing in Sweden following the abolition of the 'spårbytet', despite warnings about impacts on children and youth. Politicians from various parties express concern over the effects on well-behaved young people.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak