Meta hapus fitur penandaan AI Instagram setelah menuai kritik

Meta telah menghentikan fitur baru Instagram yang memungkinkan pengguna menghasilkan gambar AI fotorealistik dari orang lain dengan menandai akun publik mereka. Langkah ini diambil menyusul kritik luas terkait pembuatan deepfake tanpa persetujuan.

Meta mengumumkan perubahan tersebut dalam pembaruan posting blognya pada hari Jumat. Perusahaan menyatakan, "Kami telah mendengar masukan bahwa fitur ini kurang tepat, sehingga tidak lagi tersedia." Alat ini diperkenalkan minggu lalu sebagai bagian dari peluncuran model gambar AI Meta di Instagram. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk menandai akun dan menyertakan individu tersebut dalam gambar yang dihasilkan, dengan pengaturan keikutsertaan otomatis. SAG-AFTRA, serikat aktor, merespons penghapusan tersebut secara positif. Dalam sebuah pernyataan, serikat tersebut mengatakan: "Dengan bahaya replika digital tanpa persetujuan yang sudah diketahui semua orang, fitur yang mendorong perilaku tersebut adalah tindakan yang tidak bijaksana. Kami mengapresiasi penghentiannya. Itu adalah tindakan yang bertanggung jawab." Keputusan ini membuat alat gambar AI lainnya tetap tersedia di platform tersebut.

Artikel Terkait

Illustration of Meta's Muse AI generating images from Instagram profiles, highlighting deepfake concerns.
Gambar dihasilkan oleh AI

Meta Launches Muse Image AI Model With Instagram Prompts

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Meta has released its new Muse Image model for generating and editing AI images across its apps. The tool allows users to incorporate Instagram accounts into prompts, raising deepfake concerns for public profiles.

Hackers exploited Meta's AI support chatbot to take over Instagram accounts by tricking it into changing associated email addresses. The vulnerability allowed password resets without two-factor authentication after matching locations via VPN. Meta resolved the issue with an emergency patch on May 29.

Dilaporkan oleh AI

Meta disclosed that more than 20,000 Instagram accounts were stolen last week in a hacking operation that used an AI support bot.

Meta staff have expressed frustration after CEO Mark Zuckerberg announced a large companywide AI hackathon next month. The plan has drawn internal criticism amid broader concerns over the company's AI strategy.

Dilaporkan oleh AI

Meta workers have begun circulating flyers at US offices to protest a company program that tracks their mouse movements and keystrokes. The initiative aims to train AI models but has sparked concerns among employees about surveillance and job security.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak