Meta secara diam-diam telah merampungkan perjanjian berskala besar dengan Amazon Web Services untuk menyewa infrastruktur AI-nya, beralih dari kepemilikan cip dan perluasan pusat data mereka sendiri. Kesepakatan ini menandai pergeseran yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam mengandalkan tulang punggung AWS untuk kebutuhan AI.
Meta Platforms telah mengunci kesepakatan infrastruktur yang signifikan dengan Amazon Web Services (AWS), dengan memilih untuk menyewa sistem AI secara menyeluruh dalam skala besar daripada terus berinvestasi secara besar-besaran pada cip kepemilikan atau pusat data internal. Pengaturan ini memungkinkan Meta untuk memanfaatkan kemampuan AWS tanpa beban kepemilikan dan ekspansi, sebagaimana dilaporkan pertama kali oleh TechRadar pada 1 Mei 2026. Langkah ini mewakili perubahan strategis dalam cara Meta memenuhi kebutuhan tulang punggung AI mereka. Keputusan Meta muncul di tengah meningkatnya permintaan akan daya komputasi AI, di mana menyewa infrastruktur cloud menawarkan fleksibilitas dan kecepatan dibandingkan membangun fasilitas fisik. AWS, divisi komputasi awan milik Amazon, menyediakan sistem sewaan tersebut, yang memungkinkan Meta untuk meningkatkan skala operasi secara efisien. Pengamat industri mencatat bahwa kesepakatan semacam itu menjadi semakin umum seiring upaya raksasa teknologi dalam menyeimbangkan biaya, inovasi, dan tantangan infrastruktur. Tidak ada rincian keuangan atau jadwal implementasi spesifik yang diungkapkan kepada publik.