Pria Missouri didakwa atas pembunuhan setelah penembakan di dalam mobil

Seorang pria asal St. Louis menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama setelah ia menembak dua orang yang menurutnya sedang menggeledah mobilnya, yang mengakibatkan satu di antaranya tewas. Insiden pada 16 Juli tersebut berujung pada penangkapan dan penyerahan dirinya kepada polisi.

Timothy Kemper, 39, dari St. Louis, dituduh mengambil senjata api dan menembakkan beberapa peluru ke arah sekelompok pria setelah melihat salah satu dari mereka masuk ke dalam mobilnya. Satu korban meninggal akibat luka-lukanya di rumah sakit sementara korban kedua menderita luka di punggung tengah, pinggang kiri, lengan kiri, dan dada kanan.

Polisi merespons setelah para korban tiba di rumah sakit. Kemper menyerahkan diri dan memberi tahu petugas bahwa dialah pelakunya. Para penyelidik mengonfirmasi bahwa kendaraannya telah dibobol, dan rekaman pengawasan menunjukkan kelompok tersebut memeriksa gagang pintu mobil di area itu.

Pengacara Kemper menyatakan dalam dokumen pengadilan bahwa ia adalah penduduk seumur hidup yang bertindak dalam upaya membela diri. Ia menghadapi dakwaan tambahan berupa penyerangan tingkat pertama, penggunaan senjata secara ilegal, dan tiga tuduhan tindakan kriminal bersenjata.

Kemper dijadwalkan untuk hadir di pengadilan dalam sidang pendahuluan pada 17 Agustus.

Artikel Terkait

Ramel Morgan, 20, telah dijatuhi hukuman 14 tahun penjara setelah mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua dalam sebuah penembakan di sebuah SPBU di Kansas City.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 27 tahun menghadapi dakwaan pembunuhan setelah menembak mati seorang wanita di area parkir supermarket di Pleasant Hill, Missouri, pada hari Memorial Day. Insiden tersebut juga melukai seorang remaja pegawai toko.

Lorenzo Miller, 22, menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan tingkat pertama setelah diduga menembak teman sekamarnya sedikitnya enam kali dalam perselisihan mengenai uang sewa yang belum dibayar di Memphis, Tennessee. Insiden itu terjadi pada hari Jumat di sebuah apartemen di blok 2100 Parkhurst Court. Korban dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Dilaporkan oleh AI

Nicholas Geary menghadapi berbagai dakwaan setelah diduga menembak punggung kekasihnya yang sedang hamil dalam sebuah insiden kekerasan dalam rumah tangga di Potosi, Missouri. Pihak berwenang menyatakan penembakan tersebut terjadi setelah pelaku berulang kali memukul perut korban dan melontarkan ancaman untuk membunuh janin tersebut.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak