Seorang ayah di Michigan mengaku bersalah atas penembakan tiga anak

Jeffrey Smerer mengakui di pengadilan bahwa ia telah membunuh putranya yang berusia 17 tahun dan melukai dua anak lainnya dalam serangan pada September 2025. Pria berusia 45 tahun asal Port Huron itu mengatakan dirinya stres karena akan menghadapi vonis atas tuduhan tindakan asusila. Ia mengajukan pengakuan tersebut tanpa kesepakatan dengan jaksa.

Smerer mengaku bersalah pada hari Selasa atas satu dakwaan pembunuhan terbuka, dua dakwaan penyerangan dengan niat untuk melakukan pembunuhan, dua dakwaan kekerasan terhadap anak tingkat pertama, dan lima dakwaan penggunaan senjata api dalam tindak pidana. Dakwaan tersebut berasal dari serangan di pagi hari di mana ia menggunakan pistol .380 terhadap Kayleb Smerer, yang meninggal dunia, serta kakak-beradik Bentley Smerer, 13, dan Kinzley Smerer, 12, yang mengalami luka kritis. Ia juga sempat mencoba bunuh diri namun selamat setelah senjatanya macet dan anggota keluarga berhasil melucutinya.

Artikel Terkait

Jeffrey Smerer, 44, of Port Huron, Michigan, received a life sentence without parole on Monday after pleading guilty to killing his 17-year-old son and wounding two other children in a 2025 attack.

Dilaporkan oleh AI

An 18-year-old man was taken into custody after allegedly opening fire at a pickup soccer game in Grand Rapids, Michigan, killing a 14-year-old boy and a 39-year-old mother of eight.

A 36-year-old Florida resident has entered a not guilty plea to a charge of culpable negligence after his young son found an unsecured handgun and accidentally shot another child.

Dilaporkan oleh AI

An 18-year-old Indiana man faces four felony charges in the death of a 10-year-old girl who was shot with a gun he had brought to her home.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak