Edward A. Millan-Volcan, 26 tahun, mengajukan pengakuan bersalah minggu lalu atas tindak pidana pembunuhan tingkat pertama terkait kematian Sinay Leon-Montoya di Wichita pada Juli 2025. Ia juga mengaku bersalah atas percobaan pembunuhan dalam serangan terhadap wanita lain pada insiden yang sama. Kasus ini melibatkan dua anak kecil pasangan tersebut yang berada di lokasi kejadian.
Millan-Volcan mengaku telah menusuk Leon-Montoya lebih dari 60 kali menggunakan alat pelubang berukuran tiga inci di dalam apartemen mereka di blok 6800 West Par Lane. Serangan tersebut terjadi setelah Leon-Montoya sempat menelepon 911 untuk melaporkan keributan rumah tangga, namun kembali ke lokasi karena mengkhawatirkan salah satu anaknya. Polisi tiba dan menemukan Leon-Montoya tewas akibat luka tusuk yang berulang di bagian dada, leher, lengan, punggung, dan kepalanya. Germany Torres Figueroa, 26 tahun, seorang teman yang mencoba melerai, menderita luka yang tidak mengancam jiwa. Terdakwa ditangkap di lokasi kejadian tanpa perlawanan. Dakwaan tambahan termasuk penculikan dan membahayakan anak telah dibatalkan sebagai bagian dari perjanjian pengakuan bersalah. Ia dijadwalkan untuk menerima vonis pada 16 Juli dan menghadapi hukuman minimal 38 3/4 tahun penjara.