Seorang pria berusia 19 tahun telah ditangkap terkait penembakan yang menewaskan tiga orang di luar kantor DMV Louisville pada Februari 2025. Departemen Kepolisian Louisville Metro melakukan penangkapan tersebut setelah penyelidikan selama 17 bulan.
Penembakan terjadi pada 21 Februari 2025 di luar kantor surat izin mengemudi Valley Station. Tiga tersangka melepaskan tembakan ke arah antrean orang yang sedang menunggu di sana, menewaskan Raysa Pacios Valdes (29), Leslye Harbin Jr. (18), dan Antwanette Chillers (33). Ketiga korban meninggal akibat luka tembak.
Polisi menyatakan bahwa serangan tersebut terjadi meskipun terdapat kendaraan LMPD yang terparkir di sebelah kantor tempat petugas sedang makan siang. Para tersangka melarikan diri menggunakan kendaraan curian. Harbin tewas di tempat kejadian, sementara Chillers dan Valdes dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Dalam konferensi pers hari Kamis, LMPD mengumumkan penangkapan pria berusia 19 tahun tersebut, yang kini menghadapi dakwaan pembunuhan, tindakan membahayakan orang lain, dan menerima barang curian. Namanya tidak diungkapkan karena ia masih berusia 17 tahun saat kejadian berlangsung. Penyelidikan terus berlanjut seiring upaya polisi mencari dua tersangka lainnya.
Saudara perempuan Chillers, Jamilia Chillers, menggambarkan reaksinya terhadap penangkapan itu sebagai sesuatu yang sangat emosional. Halaman GoFundMe untuk Valdes menyebutkan bahwa ia sedang memperpanjang kartu identitasnya saat penembakan terjadi dan meninggalkan seorang suami serta dua putra yang masih kecil.