Deputi U.S. Marshal tewas tertembak saat menjalankan surat perintah di Louisiana

Seorang deputi U.S. Marshal tewas tertembak pada hari Senin saat menjalankan surat perintah penangkapan terhadap seorang buronan di Alexandria, Louisiana. Tersangka terluka dalam kebuntuan selama tiga jam namun kini telah ditahan dan sedang menerima perawatan di rumah sakit.

Penembakan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat pada hari Senin saat para marshal bekerja sama dengan detektif dari Kantor Sheriff Rapides Parish. Setelah kebuntuan yang cukup lama, tersangka berhasil diamankan.

FBI memimpin investigasi gabungan bersama kantor sheriff dan Kepolisian Negara Bagian Louisiana. Biro tersebut mendeskripsikan insiden itu sebagai serangan terhadap seorang pejabat federal.

Direktur FBI Kash Patel mengatakan pada Senin malam bahwa pihak biro menawarkan sumber daya penuh kepada lembaga-lembaga yang terlibat. Ia meminta masyarakat untuk mendoakan keluarga dan teman-teman dari deputi tersebut.

Para tetangga di dekat lokasi kejadian mengatakan kepada wartawan setempat bahwa mereka terkejut dengan peristiwa tersebut. Beberapa di antaranya menggambarkan tersangka sebagai pria yang baik dan selalu bersemangat.

Artikel Terkait

A gunfight erupted near the White House on Saturday when a suspect opened fire on Secret Service officers at a checkpoint. Agents returned fire and killed the man. A bystander was also wounded in the exchange.

Dilaporkan oleh AI

Two people, including a police officer, were killed in a shooting Monday in Montreal. The suspect was also killed by police, and another officer was seriously wounded.

Three people died and one police officer was wounded during a shooting in Sandy, Oregon, on Sunday afternoon. Authorities arrested a suspect hours later and said the community faced no ongoing threat.

Dilaporkan oleh AI

A 43-year-old military veteran was arrested Monday after setting off an incendiary device outside the federal immigration office in New York City. Authorities described the man as an anti-ICE extremist who carried weapons and a manifesto. Two federal employees and one civilian suffered minor injuries.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak