Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di Midland, Texas, pada Jumat pagi, menewaskan satu orang dan melukai 10 orang lainnya sebelum tewas dalam kebuntuan dengan polisi. Tersangka telah menjadi buronan setelah aksi pengejaran kendaraan pada awal pekan ini.
Insiden dimulai sekitar pukul 8 pagi waktu setempat ketika tersangka, yang diidentifikasi sebagai Victor Mata Villarreal yang berusia 45 tahun, menembaki polisi dan warga di bagian barat daya kota tersebut. Ia membarikade dirinya di sebuah klinik hewan terbengkalai dan kemudian ditemukan tewas.
Villarreal sempat lolos dari penangkapan setelah menembaki petugas selama pengejaran kendaraan pada Rabu malam. Ia menjadi buronan atas tuduhan percobaan pembunuhan tingkat pertama terhadap seorang petugas perdamaian. Tidak ada petugas yang terluka dalam penembakan hari Jumat tersebut.
Korban yang tewas diidentifikasi sebagai Ed Scott, seorang pegawai kota yang terlibat dalam organisasi sofbol lokal. Sembilan korban dirawat di Midland Memorial Hospital, dengan empat di antaranya memerlukan tindakan operasi.
Wali Kota Midland Lori Blong mengatakan bahwa pihak kota mendoakan mereka yang terdampak. Gubernur Greg Abbott menyatakan kesedihannya atas insiden tersebut dan menawarkan dukungan kepada para korban serta masyarakat setempat.