Bulan akan melintas di depan Venus dalam okultasi langka bulan Juni

Pengamat langit di beberapa wilayah Amerika akan berkesempatan melihat Venus menghilang di balik Bulan pada 17 Juni. Okultasi bulan ini merupakan salah satu dari beberapa peristiwa langit penting yang dijadwalkan terjadi bulan ini.

Peristiwa yang dikenal sebagai okultasi bulan ini akan terjadi saat Bulan melintas tepat di depan Venus. Pengamat di Amerika Serikat, Kanada, Brasil, dan Venezuela dapat melihat Venus menghilang dan muncul kembali dari balik Bulan. Di luar jalur sempit okultasi tersebut, banyak pengamat masih akan melihat Bulan dan Venus tampak sangat berdekatan. Fenomena ini dapat terjadi pada siang hari di beberapa lokasi. Venus dan Jupiter juga akan tampak berdekatan di sekitar tanggal 9 Juni, dengan Merkurius bergabung mulai 11 hingga 15 Juni untuk membentuk barisan tiga planet setelah matahari terbenam. Titik balik matahari bulan Juni pada 21 Juni pukul 01.24 Waktu Pasifik menandai dimulainya musim panas astronomis di Belahan Bumi Utara.

Artikel Terkait

The second full moon of May, known as the Blue Moon, will peak on May 31 at 3:45 a.m. in Colombia. The astronomical event will be visible on the night of May 30 to 31 if weather conditions allow.

Dilaporkan oleh AI

Gerhana matahari total dijadwalkan terjadi pada 12 Agustus di beberapa wilayah Eropa dan Samudra Atlantik. Peristiwa ini juga akan menghasilkan gerhana sebagian yang dapat disaksikan di wilayah yang lebih luas, termasuk Inggris, sebagian besar Eropa, Kanada, serta sebagian wilayah Amerika Serikat dan Afrika.

Para astronom telah mengidentifikasi sistem planet langka sejauh 190 tahun cahaya dari Bumi yang menampilkan Jupiter panas berbagi orbit dengan mini-Neptunus yang lebih dekat ke bintangnya. Konfigurasi ini dulunya dianggap hampir mustahil. Pengamatan baru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb memberikan wawasan baru tentang bagaimana planet-planet tersebut terbentuk.

Dilaporkan oleh AI

NASA telah merilis video timelapse dari wahana antariksa Psyche yang memperlihatkan saat wahana tersebut mendekati Mars pada bulan Mei. Gambar-gambar tersebut menangkap bentuk sabit planet merah, detail permukaan, serta kutub selatan yang membeku selama manuver bantuan gravitasi.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak