Ruang Angkasa
SpaceX mengakuisisi xAI untuk memberdayakan AI dengan pusat data luar angkasa
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Elon Musk mengumumkan pada 2 Februari 2026 bahwa perusahaannya SpaceX telah mengakuisisi startup AI miliknya xAI, bertujuan membangun pusat data orbit untuk memenuhi permintaan listrik yang melonjak untuk kecerdasan buatan. Penggabungan ini mengintegrasikan AI, roket, dan teknologi satelit untuk menciptakan mesin inovasi terintegrasi secara vertikal. Musk membayangkan ini memungkinkan kemajuan seperti basis Bulan dan kolonisasi Mars.
Elon Musk has announced the absorption of his AI company xAI into SpaceX, his space firm, to develop data centers in orbit. The merger aims to meet the growing electricity demand for AI by combining space-based solar power and orbital infrastructure. The project aligns with Musk's broader ambitions for space exploration.
Dilaporkan oleh AI
Elon Musk has confirmed reports that SpaceX plans to go public in early June 2026, with a valuation of $1.5 trillion. The announcement underscores the company's overwhelming dominance in the space sector, driven by record rocket launches and cost-cutting innovations. Commentators argue the valuation reflects SpaceX's control over key space infrastructure.
Para ilmuwan di University of Kentucky telah mengembangkan teknik bernama Alternating Magnetic Field Forces (AMFF) yang memungkinkan satelit berkomunikasi dan menyesuaikan posisi menggunakan medan magnet tanpa mengganggu yang lain. Metode ini bertujuan memperpanjang umur misi dengan mengganti bahan bakar propelan terbatas dengan tenaga surya terbarukan. Uji coba di Bumi menunjukkan pengendalian sukses atas tiga satelit pada jarak presisi.
Dilaporkan oleh AI
Para peneliti telah memetakan garis pantai kuno di Mars, mengungkapkan samudra luas yang sebanding dengan Samudra Arktik Bumi yang ada miliaran tahun lalu. Menggunakan data dari pesawat ruang angkasa yang mengorbit, tim mengidentifikasi fitur geologi yang menunjukkan air permukaan yang bertahan lama di ngarai terbesar planet tersebut. Penemuan ini memberikan bukti terkuat hingga kini untuk masa lalu berair Mars.
The government of Javier Milei has confirmed that Argentina will join NASA's Artemis II lunar mission through the Atenea microsatellite, a national development to be deployed in deep space. This involvement marks a milestone in international space cooperation and highlights the country's technical capabilities.
Dilaporkan oleh AI
NASA's SpaceX Crew-11 mission concluded prematurely with a safe splashdown in the Pacific Ocean off San Diego on January 15, 2026, after a 167-day stay on the International Space Station. The early return, NASA's first medical evacuation from the ISS, was due to a serious but undisclosed health issue with one crew member, who is now stable. The mission achieved key scientific goals amid international collaboration.
Misi Artemis II NASA akan memecahkan rekor jarak
31 Januari 2026 07.56SpaceX mencari persetujuan FCC untuk pusat data orbital berjuta-juta satelit
30 Januari 2026 13.52Elon Musk mengincar penggabungan untuk SpaceX, Tesla, dan xAI
30 Januari 2026 09.54Pembaruan JAXA: Satelit H3 No. 8 Lepas Terlalu Dini dalam Kecelakaan Pemisahan Fairing
29 Januari 2026 02.34Tantangan ideasi ruang angkasa mencari ide segar untuk program AS
20 Januari 2026 13.59Nasa astronaut Sunita Williams retires after 27 years
19 Januari 2026 07.52Astronom menangkap gambar detail ledakan nova
19 Januari 2026 02.38Pencarian artefak alien mendapat fokus baru
18 Januari 2026 12.50Hong Kong eyes slice of booming NewSpace economy as professional services hub
17 Januari 2026 00.39Penemuan supernova terawal mencerahkan bintang-bintang pertama