Musk bantah laporan tentang penggunaan Starlink untuk militer di Iran

Elon Musk telah menantang laporan Reuters mengenai pembicaraan harga SpaceX dengan Pentagon terkait terminal satelit pada drone militer yang beroperasi di perang Iran. Musk menyebut laporan tersebut salah, namun mengonfirmasi adanya penggunaan jaringan komersial Starlink yang tidak semestinya.

SpaceX dan pejabat Pentagon berselisih mengenai biaya layanan satelit Starshield selama konflik di Iran. Reuters melaporkan bahwa SpaceX meminta $25.000 per bulan untuk setiap koneksi pada drone Low-cost Uncrewed Combat Attack System, naik dari tarif sebelumnya sebesar $5.000. Pentagon pada akhirnya menyetujui kenaikan tersebut, menurut laporan yang diterbitkan pada 26 Mei.

Artikel Terkait

Photorealistic depiction of Defense Secretary Pete Hegseth questioned in Congress about Iran war costs rising to $29 billion.
Gambar dihasilkan oleh AI

Anggota parlemen pertanyakan menteri pertahanan soal kenaikan biaya perang dengan Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri Pertahanan Pete Hegseth menghadapi pertanyaan dari anggota parlemen pada hari Selasa mengenai eskalasi biaya perang AS melawan Iran. Para pejabat Pentagon menetapkan angka saat ini sebesar $29 miliar. Angka tersebut naik dari $25 miliar dua minggu sebelumnya.

Sebuah investigasi oleh media-media Eropa telah mengungkap detail kerja sama militer Tiongkok-Rusia yang berfokus pada upaya untuk melumpuhkan jaringan satelit Starlink.

Dilaporkan oleh AI

Komisi Komunikasi Federal AS telah mengeluarkan keputusan yang menguntungkan SpaceX, menjanjikan kecepatan yang lebih tinggi, biaya yang lebih rendah, serta keandalan yang lebih baik bagi Starlink dan layanan satelit lainnya. Keputusan ini memberikan peningkatan kapasitas tujuh kali lipat bagi penyedia internet satelit.

Rocket Lab pada hari Senin mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi perusahaan komunikasi satelit Iridium Communications dalam kesepakatan yang bernilai sekitar $8 miliar. Transaksi ini melibatkan uang tunai dan saham Rocket Lab. Langkah ini menyatukan penyedia peluncuran tersebut dengan operator yang telah memiliki 80 satelit di orbit rendah Bumi.

Dilaporkan oleh AI

Daftar investor swasta mengungkapkan bahwa setidaknya selusin individu dan entitas dengan alamat di Tiongkok, Hong Kong, dan Rusia telah membeli saham SpaceX bertahun-tahun sebelum penawaran umum perdana perusahaan. Salah satu investor memiliki hubungan terdokumentasi dengan kontraktor militer Tiongkok. Sebuah entitas yang terkait dengan keluarga kerajaan Qatar juga turut berpartisipasi.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak