NasDem: Surya Paloh tawarkan blok politik ke Gerindra, bukan merger

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menegaskan bahwa Ketua Umum Surya Paloh menawarkan konsep blok politik kepada Partai Gerindra, bukan merger atau fusi. Pernyataan ini merespons isu perpecahan partai yang beredar. Willy menyebut blok politik sebagai rekayasa politik untuk mengatasi hubungan transaksional antarpartai.

Jakarta – Willy Aditya, Ketua DPP Partai NasDem, menyatakan bahwa Surya Paloh menawarkan konsep "political bloc" atau blok politik kepada Partai Gerindra. Hal ini disampaikan saat ditemui di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa, 14 April 2025.

"Apa yang ditawarkan oleh seorang Surya Paloh adalah political bloc. Blok politik, bukan merger," ujar Willy. Ia menekankan bahwa gagasan ini merupakan bagian dari rekayasa politik untuk menciptakan blok yang solid dari atas hingga bawah, mengatasi kecenderungan hubungan partai yang transaksional.

Willy menyayangkan narasi merger yang digunakan oleh pihak lain. Menurutnya, penggabungan partai di masa lalu, seperti pembentukan PPP dari partai Islam dan PDI dari partai nasionalis, didorong oleh kekuasaan negara. "Dia (Surya Paloh) harusnya menangkap Pak Surya itu orang yang berpikir out of the box," katanya.

Ia mencontohkan Golkar sebagai blok politik historis, serta Front Nasional atau Sekber Golkar di era sebelumnya. Dalam sistem presidensial Indonesia, Willy menjelaskan, koalisi lebih dikenal pada tahap kandidasi, bukan dalam pemerintahan.

Artikel Terkait

Indonesian officials Teddy Indra Wijaya and Bahtra Banong at a press podium responding to political criticism.
Gambar dihasilkan oleh AI

Teddy and Gerindra respond to Dino criticism on Prabowo foreign trips

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Cabinet Secretary Teddy Indra Wijaya and Gerindra spokesperson Bahtra Banong responded to former Deputy Foreign Minister Dino Patti Djalal's criticism of President Prabowo Subianto's frequent foreign trips.

PDI Perjuangan Secretary General Hasto Kristiyanto said the meeting between President Prabowo Subianto and PDIP Chair Megawati Soekarnoputri was very relaxed, like old friends reuniting. They discussed strategic national and state issues. PDIP views it as embodying the nation's identity of dialogue and consultation.

Dilaporkan oleh AI

Several political party cadres in Sarmi Regency, Papua, have joined the Indonesian Solidarity Party (PSI). PSI Papua chairman Joan Henri revealed this during a regional coordination meeting and leadership inauguration on May 6, 2026, in Jayapura.

Former Transport Minister Budi Karya Sumadi testified remotely in the ongoing corruption trial over DJKA railway projects at Medan District Court, denying allegations of tender rigging and fund collection. This follows KPK's investigation, where he was summoned multiple times earlier in 2026.

Dilaporkan oleh AI

PSI Chairman Kaesang Pangarep urged young cadres to learn directly from experienced seniors during a regional coordination meeting in Lombok, NTB, on May 2, 2026. He also met interfaith leaders and received messages of unity. The events formed part of the party's regional consolidation.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak