Jokowi merespons santai klaim JK soal peran dalam karier politiknya

Presiden Joko Widodo merespons santai pernyataan Jusuf Kalla yang mengklaim membawanya ke panggung politik nasional. Jokowi menyebut dirinya bukan siapa-siapa, hanya orang kampung. Pernyataan ini muncul di tengah polemik yang melibatkan nama keduanya.

Pada konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 April 2026, Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, menceritakan perannya dalam mendukung Jokowi.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," ujar JK, dikutip pada 19 April 2026. Ia mengatakan meyakinkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan kata-kata, "Ibu, ini ada calon baik orang PDIP." JK juga mengklaim Jokowi datang ke rumahnya untuk mengucapkan terima kasih setelah terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.

JK menambahkan bahwa posisi gubernur menjadi jalan menuju presiden. "Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden?" katanya. Ia menepis anggapan berseberangan dengan Jokowi, dengan tegas menyatakan, "Apa saya tuduh Pak Jokowi? Ada gak? Saya lawan enggak Pak Jokowi? Enggak."

Menanggapi hal itu, Jokowi berkata kepada wartawan pada Senin, 20 April 2026, "Ya saya ini bukan siapa-siapa, saya orang kampung."

Artikel Terkait

Indonesian officials Teddy Indra Wijaya and Bahtra Banong at a press podium responding to political criticism.
Gambar dihasilkan oleh AI

Teddy and Gerindra respond to Dino criticism on Prabowo foreign trips

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Cabinet Secretary Teddy Indra Wijaya and Gerindra spokesperson Bahtra Banong responded to former Deputy Foreign Minister Dino Patti Djalal's criticism of President Prabowo Subianto's frequent foreign trips.

Indonesia's seventh president Joko Widodo was seen practicing yoga outside his residence in Solo, Central Java, alongside a local wellness community. The moment was captured in a video that quickly went viral on social media.

Dilaporkan oleh AI

PDI Perjuangan Secretary General Hasto Kristiyanto said the meeting between President Prabowo Subianto and PDIP Chair Megawati Soekarnoputri was very relaxed, like old friends reuniting. They discussed strategic national and state issues. PDIP views it as embodying the nation's identity of dialogue and consultation.

Jakarta Governor Pramono Anung Wibowo stressed that national challenges have shifted from territorial issues to information sovereignty and digital transformation. He made the remarks during National Awakening Day commemorations at Jakarta City Hall.

Dilaporkan oleh AI

Former President Uhuru Kenyatta attended the April 1, 2026, funeral of Kirinyaga Senator Daniel Karaba, urging national unity beyond tribal lines, honest leadership over politics, and service delivery. He emphasized his return to Ichaweri village to listen to locals with no plans to re-enter politics, amid presence of opposition figures like Rigathi Gachagua, Martha Karua, James Orengo, and Kalonzo Musyoka.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak