Presiden ke-7 Joko Widodo meminta PSI mengawal pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menilai wacana tersebut terlalu dini karena Pemilu 2029 masih jauh.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi kepada Ketua DPP PSI Bestari Barus saat pertemuan di Solo pada 17 Juni 2026. Bestari mengutip arahan Jokowi untuk menjaga keharmonisan internal dan mendukung pasangan Prabowo-Gibran agar berlanjut dua periode.
AHY menanggapi di Kompleks Parlemen Senayan pada 23 Juni 2026 bahwa kontestasi 2029 masih lama. Ia menekankan fokus Demokrat pada ekonomi domestik, termasuk menjaga daya beli masyarakat, membuka lapangan kerja, menurunkan kemiskinan, dan menekan ketimpangan.
Jazilul Fawaid dari PKB menyatakan pada 22 Juni 2026 bahwa pembicaraan dua periode menghambat perhatian publik. Ia menegaskan prioritas saat ini adalah menyukseskan program pemerintahan yang sedang berjalan dan memenuhi janji kampanye.
Kedua tokoh menghormati pandangan partai lain namun menyerukan agar kepentingan nasional ditempatkan di atas kepentingan partisan.