Sebuah peternakan sapi perah di Steuben County, New York, menggunakan biogas dari kotoran sapi dan limbah makanan untuk mengoperasikan tambang kripto di lokasi tersebut. Proyek yang dijalankan oleh Ag-Grid Energy ini merupakan yang pertama di negara tersebut. Tujuannya adalah untuk menyediakan daya bagi pusat data sekaligus mengelola limbah pertanian.
Lent Hill Dairy Farm menampung sekitar 4.000 ekor sapi. Dua digester anaerobik besar mengolah kotoran dan hingga 45.000 galon limbah makanan setiap hari untuk menghasilkan gas alam terbarukan. Gas ini memberi daya pada tambang kripto yang dioperasikan oleh Ag-Grid Energy yang berbasis di Pennsylvania.
Rashi Akki, pendiri dan CEO Ag-Grid Energy, mengatakan bahwa model ini memberikan nilai tambah bagi daerah pedesaan. Perusahaan berencana untuk berekspansi ke peternakan sapi perah skala menengah untuk pusat data skala kecil. Pusat data saat ini mengonsumsi 4,9 persen listrik Amerika Serikat, porsi yang diproyeksikan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030.
Para kritikus termasuk Sarah D’Onofrio memperingatkan bahwa proyek semacam itu dapat mendorong lebih banyak peternakan pabrik. Mereka berpendapat bahwa gas alam terbarukan bertindak sebagai pengganti bahan bakar fosil tanpa mengurangi emisi secara keseluruhan. Perusahaan lain seperti Microsoft dan Vanguard Renewables juga sedang menjajaki gas alam terbarukan sebagai cadangan daya pusat data.