Pariwisata Selandia Baru capai rekor 3,51 juta kedatangan pada 2025

Selandia Baru menyambut hampir 3.51 juta pengunjung internasional pada 2025, menandai kenaikan 6% dari tahun sebelumnya dan kali pertama melampaui 3.5 juta sejak penutupan perbatasan awal 2020. Lonjakan ini mewakili pemulihan 90% ke level puncak 2019, didorong oleh pengunjung dari Australia, Amerika Serikat, dan China. Pertumbuhan ini menyoroti daya tarik negara tersebut untuk pengalaman berbasis alam dan budaya di tengah pemulihan perjalanan pasca-pandemi.

Pada 2025, sektor pariwisata internasional Selandia Baru mencapai tonggak dengan 3.51 juta kedatangan, naik 6% dari 2024 dan mendekati rekor 2019 sebesar 3.89 juta. Pemulihan ini, mencapai 90% dari level pra-pandemi, berasal dari perluasan kapasitas penerbangan dan permintaan global untuk perjalanan berfokus alam, menurut statistik resmi.  Australia memimpin arus dengan 1.52 juta pengunjung, kenaikan 10% yang menyumbang 44% dari total kedatangan. Amerika Serikat menyusul dengan rekor 384.900 pelancong, mencerminkan kenaikan 4% yang didukung oleh rute jarak jauh baru dari Los Angeles dan San Francisco. Pasar China menyumbang tambahan 13.300 pengunjung saat frekuensi penerbangan ke Auckland dari Shanghai dan Guangzhou dilanjutkan.  Sebagian besar pengunjung, sekitar 1.79 juta atau 12% lebih banyak daripada 2024, bepergian untuk liburan, menggarisbawahi status Selandia Baru sebagai tujuan daftar keinginan. Lainnya 1.08 juta datang untuk mengunjungi teman dan kerabat, naik 5%, memberikan stabilitas bagi sektor tersebut. Tren menuju perjalanan bermakna mencakup astroturisme di Wairarapa Dark Sky Reserve dan pengalaman budaya Māori.  Perluasan penerbangan memfasilitasi pertumbuhan ini. Bandara Auckland menambahkan 4% lebih kapasitas kursi, termasuk 207.000 kursi ekstra untuk puncak musim panas, dengan layanan dari Qantas, Jetstar, dan China Eastern. Bandara Internasional Christchurch mengalami peningkatan kapasitas 15%, melampaui level pra-2020 melalui penerbangan langsung ke Cairns dan Adelaide, mempromosikan pariwisata Pulau Selatan sepanjang tahun.  Perjalanan domestik juga mencetak rekor dengan 3.11 juta kedatangan penduduk, melebihi angka 2019 dan memperkuat rute maskapai. Data pemerintah dari Kementerian Bisnis, Inovasi dan Ketenagakerjaan mencatat kunjungan lebih lama dan eksplorasi regional yang lebih luas, sejalan dengan strategi pariwisata bernilai tinggi dan berkelanjutan. Bandara seperti Auckland mencapai waktu pemrosesan median 15 menit, sementara Christchurch memajukan inisiatif emisi rendah, seperti produksi hidrogen cair di lokasi.

Artikel Terkait

Illustration depicting diverse global tourists joyfully discovering China's landscapes, culture, history, and modern attractions amid record inbound tourism growth.
Gambar dihasilkan oleh AI

China boosts inbound tourism services to attract global visitors

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Minister of Culture and Tourism Sun Yeli stated at a news conference on people's livelihood during the fourth session of the 14th National People's Congress that China is ramping up efforts to promote the integration of culture and tourism, sharing its landscapes, culture, history, and modern life with global visitors. In 2025, inbound tourist trips exceeded 150 million, up more than 17 percent year-on-year, while spending surpassed $130 billion, an increase of over 40 percent. Authorities will continue improving the full inbound tourism chain to make travel to China easier.

The first wave of New Zealand's Domestic Visitor Survey, released in February 2026, provides insights into local travel behaviors and intentions. Tourism Minister Louise Upston has welcomed the data, which highlights strong domestic tourism contributing 60 percent of total expenditure. The survey reveals high travel activity and future plans among New Zealanders.

Dilaporkan oleh AI

Africa welcomed a record 81 million international visitors in 2025, marking an 8% increase and highlighting the continent's growing appeal as a travel destination. Nigeria emerged as a key contributor with over 1.5 million arrivals, joining nations like South Africa, Egypt, and Morocco in driving this boom. The surge is fueled by improved infrastructure and diverse attractions, boosting economic opportunities across the region.

Greece achieved a record 156.2 million overnight stays in 2025, propelled by visitors from Germany, the United Kingdom, Italy, and several other European countries. This growth underscores the nation's appeal through its cultural heritage, landscapes, and connectivity. Key markets like Germany contributed significantly to the boom.

Dilaporkan oleh AI

Chinese outbound tourism is seeing an unprecedented rise in 2026, with international trips expected to surpass pre-pandemic levels. Travellers seek premium, personalised experiences, influencing global travel trends. Destinations worldwide are adapting to meet demands for luxury and cultural immersion.

Despite a large exodus of local residents, Hong Kong's hotels and tourist-area restaurants reported robust business during the Lunar New Year holiday from February 13 to 18. Immigration Department figures show 2.5 million outbound journeys by locals, compared to 1 million tourist arrivals. Visitor numbers rose, but the net outflow increased year on year.

Dilaporkan oleh AI

Kenya aims to welcome 5.5 million international visitors annually by 2027, positioning sports tourism as a key showcase of the country’s unique offerings, with Kenya Airways at the forefront of flying fans and athletes from across the globe.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak