Nu Holdings melaporkan pertumbuhan kuat Q4 2025

Nu Holdings mencapai 131 juta pelanggan dan laba kotor $1,96 miliar selama kuartal keempat 2025. Portofolio kreditnya meluas menjadi $32,7 miliar, didorong oleh pertumbuhan 32% tahun-ke-tahun pada piutang kartu kredit. Seorang analis menilai saham tersebut kurang dihargai dibandingkan pesaingnya.

Nu Holdings, perusahaan fintech yang beroperasi utamanya di Brasil dan Meksiko, menambah pelanggan secara cepat hingga mencapai 131 juta pada akhir 2025. Pada Q4 2025, perusahaan mencatat laba kotor $1,96 miliar, mencerminkan ekspansi berkelanjutan di pasar inti Amerika Latin, menurut analisis Seeking Alpha yang diterbitkan pada 16 Maret 2026. Portofolio kredit total perusahaan tumbuh menjadi $32,7 miliar, dengan kartu kredit memainkan peran kunci dalam meningkatkan profitabilitas. Piutang kartu kredit secara khusus meningkat 32% tahun-ke-tahun. Saham Nu Holdings (NYSE:NU) saat ini diperdagangkan pada rasio harga terhadap laba maju 11,9 kali, lebih rendah daripada 22,5 kali milik SoFi. Analis memproyeksikan potensi revaluasi menjadi kelipatan P/E 18-20 kali, yang menunjukkan nilai wajar $20 hingga $22 per saham pada 2027. Penulis analisis mengungkapkan posisi long pada saham NU, serta pada SoFi dan saham lain yang tidak disebutkan namanya. Perspektif ini menempatkan Nu Holdings sebagai taruhan pertumbuhan di tengah ekspansi fintech di wilayah tersebut.

Artikel Terkait

Illustration depicting Nvidia's Q4 earnings beat with $68.1B revenue from AI data centers, boosting Asian markets.
Gambar dihasilkan oleh AI

Nvidia beats Q4 earnings expectations with AI-driven growth

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Nvidia Corporation reported stronger-than-expected results for its fiscal fourth quarter of 2026, with revenue rising 73% year-over-year to $68.1 billion. The company's data center segment, fueled by products like Blackwell and NVLink, now accounts for over 90% of total revenue. Asian markets climbed for a fourth straight day, boosted by Nvidia's upbeat sales forecast.

Nu holdings reported a net profit of us$2.9 billion for all of 2025, marking a 51% increase from the previous year. Total revenues reached us$16.3 billion, up 45% year-over-year. The company added 17 million new customers, reaching a total of 131 million.

Dilaporkan oleh AI

An investment analyst has rated Nu Holdings (NYSE: NU) as a buy, citing its robust growth, high efficiency, and undervaluation. The company demonstrates bank-like revenues with fintech-level efficiency, particularly in its credit-heavy model. Expansion into new markets supports its long-term potential.

X Financial (NYSE: XYF) saw its revenue drop 14% year-over-year in the fourth quarter of 2025. The company faced sharply rising delinquency rates and surging credit provisions, leading to a 96% collapse in operating income to RMB 20 million. Analysts highlight regulatory uncertainties as a key challenge.

Dilaporkan oleh AI

Webull announced its financial results for 2025, showing revenue increases despite some quarterly challenges from marketing costs. The company also partnered with Solidus Labs to enhance digital asset monitoring in the US and Canada. This move supports Webull's expansion into cryptocurrency amid regulatory considerations.

Robinhood Markets reported fourth-quarter 2025 revenue of US$1,283 million, surpassing the previous year's US$1,014 million but falling short of expectations due to a 38% decline in crypto transaction revenue. Net income decreased to US$605 million from US$916 million. The results have raised questions about the company's diversification strategy amid ongoing share repurchases and product expansions.

Dilaporkan oleh AI

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk reported consolidated net profit of Rp15.4 trillion in Q1 2026, up 16.6 percent year-on-year. The performance was bolstered by 17.4 percent loan growth to Rp1,530 trillion and third-party funds of Rp1,675 trillion, both exceeding industry averages.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak