Nvidia targetkan setidaknya $20 miliar dalam penjualan obligasi

Nvidia tengah menyiapkan penawaran obligasi korporasi besar yang bisa mencapai $25 miliar. Langkah ini menandai penjualan surat utang pertama produsen cip tersebut sejak 2021 di tengah arus kas yang kuat akibat permintaan AI.

Perusahaan telah mengajukan dokumen untuk penawaran multi-bagian surat utang tanpa jaminan senior. Hasil penjualan akan digunakan untuk mendukung tujuan korporasi umum, termasuk pelunasan utang dan pembiayaan kembali.

Laporan pasar mengindikasikan kesepakatan tersebut mungkin mencakup tujuh tranche dengan jatuh tempo mulai dari 2028 hingga 2056. Hal ini memperpanjang jangka waktu pinjaman Nvidia jauh melampaui penerbitan obligasi sebelumnya.

Nvidia melaporkan pendapatan tahun fiskal 2026 sebesar $216 miliar dan arus kas bebas kuartalan terbaru sebesar $49 miliar. Perusahaan memiliki $8,5 miliar dalam surat utang senior yang ada saat ini dan mempertahankan kapasitas yang belum terpakai di bawah program surat berharga komersialnya.

Penjualan yang direncanakan ini mencerminkan posisi kuat Nvidia seiring dengan terus meningkatnya pengeluaran terkait AI. Ketentuan akhir mengenai harga dan ukuran tranche masih dalam tahap menunggu.

Artikel Terkait

Mexican executive signing a 2 billion dollar bond contract in a New York office, symbolizing Cox's US issuance after acquiring Iberdrola's Mexican assets.
Gambar dihasilkan oleh AI

Cox completes 2 billion dollar bond issuance in the US

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Mexican subsidiary of Cox ABG Group completed a 2 billion dollar bond issuance in the United States, two weeks after acquiring Iberdrola's assets in Mexico.

Nvidia is scheduled to release its FQ1 2027 earnings after the market close on May 20. Analysts forecast around 80 percent sales growth overall and 105 percent growth in sales outside China. The report comes as the company maintains its position as the world's most valuable firm with a market capitalization of $5.5 trillion.

Dilaporkan oleh AI

Nvidia posted record first-quarter revenue of 81.62 billion dollars, beating Wall Street expectations as artificial intelligence infrastructure demand surged. The results lifted shares of some bitcoin miners with data center exposure.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak