Pemilik Peppa Pig menghadapi kecaman terkait kontrak suara AI

Sebuah kelompok Inggris yang mewakili aktor anak-anak telah mengkritik kontrak yang mengizinkan penggunaan kembali suara penampil muda melalui AI dalam sebuah serial animasi yang telah lama berjalan. Sumber industri mengidentifikasi acara tersebut sebagai Peppa Pig, yang dimiliki oleh Hasbro. Perselisihan ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung mengenai persetujuan dan AI dalam dunia hiburan.

Agents of Young Performers Association mengeluarkan surat terbuka yang menolak persyaratan kontrak yang akan mengizinkan sebuah waralaba anak-anak internasional untuk menggunakan suara aktor pengisi suara anak-anak di semua aset komersial. Surat tersebut tidak menyebutkan nama serialnya, namun sumber mengonfirmasi bahwa hal itu merujuk pada Peppa Pig. Hasbro mengakui adanya surat tersebut tetapi menolak berkomentar mengenai negosiasi tertentu. Perusahaan menyatakan bahwa melindungi penampil anak-anak adalah inti dari nilai-nilainya dan bahwa mereka akan menangani masalah AI secara bertanggung jawab seiring dengan berkembangnya standar. Asosiasi tersebut menekankan bahwa anak-anak tidak dapat memberikan persetujuan yang sepenuhnya terinformasi dan menyerukan adanya klausul standar non-AI dalam semua kontrak untuk aktor anak-anak. Peppa Pig saat ini berada di musim kesebelas dan ditayangkan di Nickelodeon serta berbagai platform streaming.

Artikel Terkait

A worried UK government official in a podcast studio with AI and foreign tech symbols, illustrating risks of AI adoption.
Gambar dihasilkan oleh AI

Podcast discussion warns UK government AI adoption could deepen reliance on foreign tech

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

A recent podcast episode raised concerns that the UK government’s growing use of AI tools in public services—and potentially in elements of legislative work—could increase security and sovereignty risks tied to overseas providers.

The Japanese government announced on Friday it will establish a council of experts to discuss whether unauthorized use of sound data in AI-generated content emulating voice actors violates the Civil Code, amid advances in generative AI. The Justice Ministry panel will also address use of actors' images and present guidelines by July, as no legal precedent exists.

Dilaporkan oleh AI

A Utah congressman has proposed the first federal legislation aimed at restricting artificial intelligence in toys marketed to young children. The measure would prohibit the manufacture and sale of such products in the United States. It comes amid growing concerns over safety, privacy and developmental impacts.

Following its debut at Disneyland Paris, Walt Disney Imagineering will deploy advanced walking Olaf animatronics from Frozen to Disney World, Disneyland, and parks worldwide, including Cruise Line ships. Senior VP Kyle Laughlin announced the rollout for interactive photo ops, powered by AI reinforcement learning.

Dilaporkan oleh AI

Former WWE star David Otunga has explored the possibilities of artificial intelligence generating wrestling matches in a recent YouTube video. He examined whether WWE could create and monetize such content without compensating estates of deceased performers.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak