Fisikawan mempertanyakan pelarian Jack Sparrow dengan perahu dayung terbalik di bawah air

Dalam film Pirates of the Caribbean, Kapten Jack Sparrow dan Will Turner menggunakan perahu dayung yang terbalik untuk berjalan di dasar laut sambil bernapas udara terperangkap. Pelarian dramatis ini dari Port Royal menimbulkan pertanyaan kunci: apakah prestasi seperti itu mungkin secara fisik? Para ahli mengeksplorasi ilmu pengetahuan di balik adegan tersebut.

Urutan ikonik dari film Pirates of the Caribbean pertama menggambarkan Kapten Jack Sparrow dan Will Turner melarikan diri dari Port Royal dengan berjalan di bawah air untuk mencapai kapal yang ditambatkan. Mereka mencapainya dengan membalik perahu dayung untuk menangkap kantong udara, memungkinkan mereka bernapas saat berjalan di dasar laut.

Metode ini, meskipun mencolok secara visual, memicu pengawasan dari para penggemar fisika. Teknik tersebut bergantung pada lambung perahu yang menjebak udara terhadap tekanan air, tetapi mempertahankan pasokan udara yang stabil di kedalaman bergantung pada faktor seperti ukuran perahu, kedalaman air, dan perbedaan tekanan. Saat karakter bergerak, mereka harus menjaga kepala mereka di dalam gelembung udara, yang bisa bergeser atau mengecil di bawah beban kolom air.

Diterbitkan pada akhir 2025, analisis tersebut menyoroti campuran gaya sinematik dan kekuatan dunia nyata yang berperan. Ini menekankan bagaimana film sering kali melengkungkan fisika untuk bercerita, namun adegan seperti ini dapat memicu rasa ingin tahu nyata tentang mengapung, tekanan, dan batas manusia di bawah air. Tidak ada upaya dunia nyata yang dirinci, tetapi konsep tersebut berasal dari prinsip dasar perpindahan udara dan penyelaman.

Artikel Terkait

Baltic Sea with record-low water levels exposing vast seabed, stranded boats, and wind-swept scene amid hopes for ecological recovery.
Gambar dihasilkan oleh AI

Unusual weather pushes water out of Baltic Sea

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Water volumes equivalent to almost two Lake Vänern have been pushed out of the Baltic Sea this year due to persistent easterly winds and high-pressure blocking. The record-low water levels offer some hope for the oxygen-depleted bottoms in the inland sea. Oceanographer Jörgen Öberg at SMHI warns, however, that improvements require many favorable steps.

Filmmaker James Cameron has outlined his approach to surviving the Titanic disaster in a hypothetical scenario. The director, known for his 1997 epic film on the tragedy, shares practical steps he would take if aboard the ill-fated ship.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti kembali ke Zona Clarion-Clipperton di Samudra Pasifik untuk menyelidiki bagaimana nodul logam menghasilkan oksigen tanpa sinar matahari, fenomena yang disebut 'oksigen gelap' yang bisa mendukung kehidupan laut dalam. Penemuan ini memicu perdebatan tentang risiko lingkungan penambangan laut dalam untuk logam kritis. Tim bertujuan mengonfirmasi proses tersebut dan menangani kritik dari kepentingan pertambangan.

The Oceánida team, the first Mexican and Latin American group of women to row across the Atlantic Ocean, completed their journey from the Canary Islands to Antigua and Barbuda. The feat, started on December 12, 2025, and finished on January 29, 2026, stands out for its message of determination and overcoming obstacles. The rowers emphasized that the challenge aimed to motivate others to face their own hurdles.

Dilaporkan oleh AI

An Argentine family of seven, including two children aged 2 and 14, was rescued in the waters off Punta del Este, Uruguay, after their boat capsized. Two people on a jet ski began the assistance, followed by a yacht, and Uruguay's Naval Prefecture completed the operation with no injuries reported.

Yacht layar ikonik sepanjang 106,7 m (350 ft) Black Pearl telah merilis video tur walkthrough lengkap pertamanya, menawarkan pandangan rinci tentang fitur canggih, dek luas, dan interior mewahnya. Dirilis oleh perusahaan charter IYC dan dipandu oleh Kapten Chris Gartner, tur berdurasi 30 menit ini menyoroti sistem DynaRig pada kapal buatan Oceanco, teknologi berkelanjutan, serta fasilitas siap charter yang kini tersedia mulai dari $850.000 per minggu.

Dilaporkan oleh AI

Following the U.S. seizure of the Venezuelan-linked oil tanker Skipper earlier this month, new developments are exacerbating Cuba's energy woes. The incident has spotlighted Havana's fuel resale schemes and deterred other shipments, heightening fears of prolonged blackouts and shortages on the island.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak