Poling ungkap 96 persen pembaca hindari Apple Intelligence

Poling TechRadar menunjukkan 96 persen responden tidak menggunakan Apple Intelligence, memunculkan kekhawatiran bagi CEO Apple Tim Cook. Survei tersebut menyoroti masalah potensial dengan fitur AI yang terintegrasi di Siri. Diterbitkan pada 15 Februari 2026, hasilnya menunjukkan keengganan luas di kalangan pengguna.

TechRadar melakukan poling tentang Apple Intelligence, peningkatan AI Apple untuk Siri dan fitur lainnya, yang mengungkapkan bahwa mayoritas besar peserta memilih untuk tidak menggunakannya. Menurut publikasi tersebut, 96 persen responden menyatakan tidak menggunakan teknologi tersebut, memicu pertanyaan tentang adopsi dan kelangsungan masa depannya. Judul artikel tersebut mengajukan pertanyaan, 'Apakah Apple Intelligence sudah mati?', dan memperingatkan bahwa Tim Cook harus khawatir dengan tingkat keterlibatan yang rendah. Deskripsi ringan dalam artikel mendorong pembaca untuk 'menganggap serius AI Siri', menekankan pentingnya perkembangan AI. Umpan balik ini datang di tengah dorongan Apple ke bidang kecerdasan buatan, tetapi data poling menunjukkan keraguan atau ketidakpuasan di antara audiens TechRadar. Tidak ada alasan spesifik untuk penghindaran yang dirinci dalam informasi yang tersedia, meskipun hasilnya mengimplikasikan tantangan dalam penerimaan pengguna. Tanggal publikasi 15 Februari 2026 menempatkan ini sebagai gambaran terkini dari sentimen publik terhadap fitur tersebut.

Artikel Terkait

iPhone screen showcasing Apple's upgraded Siri as an AI chatbot rival to ChatGPT, with conversational interface and futuristic elements.
Gambar dihasilkan oleh AI

Apple dikabarkan merombak Siri menjadi saingan chatbot AI

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Apple sedang menyiapkan peningkatan besar untuk Siri, mengubah asisten suara menjadi chatbot AI percakapan mirip ChatGPT, menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg. Perubahan yang diharapkan di iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27 akhir tahun depan akan memanfaatkan model Gemini Google untuk kemampuan yang ditingkatkan. Pembaruan awal untuk Siri saat ini direncanakan di iOS 26.4.

Pembaruan iOS 26.4 mendatang Apple akan memperkenalkan lima peningkatan bagi pengguna iPhone, menurut TechRadar. Namun, rilis tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda fitur Siri baru yang diantisipasi. Laporan tersebut mempertanyakan apakah Apple telah melewatkan peluang dengan kelalaian ini.

Dilaporkan oleh AI

Apple siap mengumumkan Siri yang ditingkatkan terintegrasi dengan AI Gemini milik Google pada paruh kedua Februari, menurut laporan. Pengungkapan awal ini akan mendahului demonstrasi lebih lengkap di konferensi pengembang tahunan perusahaan nanti tahun ini.

Apple sedang memikirkan ulang rencananya untuk pelatih kesehatan bertenaga AI, memilih untuk merilis fitur secara individual daripada sebagai paket tunggal. Proyek tersebut, yang dikenal secara internal sebagai Mulberry atau Health+, menghadapi perubahan di tengah pergeseran kepemimpinan dan tekanan kompetitif. Alat individual, termasuk video dan rekomendasi data, mungkin masih diluncurkan segera.

Dilaporkan oleh AI

More than 40% of top executives at major Japanese companies expect their workforce to shrink over the next decade due to generative AI, according to a Yomiuri Shimbun survey. Over 30% already incorporate the technology into management decisions, though many caution against full reliance for ethical, safety, or complex issues.

Investor jitters are growing in the US as AI reshapes expectations, but China's markets have so far reacted with caution rather than panic. Artificial intelligence is already reshaping industries and markets, even though artificial general intelligence (AGI) has yet to be achieved. China's tech stocks have largely held steady amid recent domestic AI advancements.

Dilaporkan oleh AI

Google telah meluncurkan Personal Intelligence, fitur baru untuk AI Gemini-nya yang mengintegrasikan data dari Gmail, Photos, Search, dan YouTube untuk memberikan respons yang lebih disesuaikan. Awalnya tersedia untuk pelanggan berbayar di AS, alat opt-in ini menekankan kontrol privasi pengguna dan menghindari pelatihan langsung pada data pribadi. Penyebaran dimulai dalam beta, dengan rencana akses lebih luas di masa depan.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak