Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles pada 11 Maret 2026 di Jakarta. Pertemuan itu berlangsung hangat sebagai silaturahmi sahabat lama yang kini memimpin posisi strategis. Keesokan harinya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga bertemu Marles untuk membahas isu pertahanan.
Presiden RI Prabowo Subianto menerima Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kertanegara, Jakarta. Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan itu menjadi momen silaturahmi antara dua sahabat lama yang kini memegang posisi strategis di pemerintahan masing-masing negara.
"Presiden Prabowo Subianto menerima sahabat lamanya yang juga Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kertanegara," ujar Seskab Teddy dalam keterangannya pada 12 Maret 2026.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan akrab. Kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai isu-isu penting dan dinamika kawasan yang relevan bagi Indonesia dan Australia. "Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menegaskan hubungan pribadi yang erat antara kedua pemimpin," ungkap Teddy. Dialog santai itu mencerminkan kedekatan hubungan bilateral yang erat, termasuk simbol kerja sama di berbagai bidang.
Pada Kamis, 12 Maret 2026, Richard Marles tiba di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pukul 09.04 WIB. Ia disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di depan gedung utama. Sjafrie mengenakan jas krem dan kemeja putih, sementara Marles memakai jas gelap dan kemeja putih. Keduanya bersalaman sebelum menggelar upacara penyambutan di dalam gedung.
Pertemuan itu masih berlangsung hingga laporan terbaru, dan diperkirakan membahas isu pertahanan serta kerja sama kemiliteran. Baik Sjafrie maupun Marles tidak memberikan pernyataan kepada media. Kunjungan ini memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Australia, khususnya dalam menjaga stabilitas kawasan.