Reliance Jio bersiap ajukan IPO senilai 4 miliar dolar AS di India dalam beberapa hari ke depan

Reliance Jio Infocomm bersiap untuk menyerahkan dokumen draf untuk rencana IPO senilai 4 miliar dolar AS di India dalam hitungan hari. Pengajuan tersebut diperkirakan dilakukan tepat sebelum pidato tahunan Mukesh Ambani kepada para pemegang saham Reliance Industries pada hari Jumat.

Financial Times melaporkan pada hari Rabu bahwa perusahaan dapat segera memproses dokumen IPO tersebut, menurut sumber yang mengetahui masalah ini.

Reliance Jio Infocomm adalah unit utama dari Reliance Industries yang dipimpin oleh miliarder Mukesh Ambani. Rencana IPO ini telah menarik perhatian besar di kalangan bisnis India.

Waktu pelaksanaan ini bertepatan dengan pidato Ambani yang dinanti-nanti pada hari Jumat, yang biasanya memaparkan strategi-strategi korporasi utama.

Artikel Terkait

Reliance Industries mengubah penawaran umum perdana Jio Platforms menjadi penerbitan saham baru sepenuhnya tanpa penawaran untuk dijual (offer for sale). Perubahan ini menyusul ketidaksepakatan investor mengenai penetapan harga dan bertujuan untuk melindungi investor ritel melalui harga pasca-pencatatan yang ditentukan oleh pasar.

Dilaporkan oleh AI

Reliance Industries telah menjadi perusahaan India pertama yang melampaui $10 miliar dalam laba tahunan, dengan melaporkan rekor laba bersih sebesar Rs 95.610 crore untuk tahun fiskal 2026. Bisnis konsumen konglomerat tersebut, termasuk Jio dan Reliance Retail, mendorong pertumbuhan yang kuat meskipun terjadi penurunan kuartalan di segmen minyak-ke-kimia. Reliance Retail kini telah melampaui 20.000 gerai.

Peritel elektronik konsumen Sathya Agencies Ltd telah mengajukan dokumen awal kepada regulator pasar India, Sebi, untuk penawaran umum perdana senilai Rp600 crore. IPO tersebut terdiri dari penerbitan baru senilai Rp300 crore dan jumlah yang sama sebagai penawaran untuk dijual oleh para promotor. Hasil dari penerbitan baru ini akan mendanai pelunasan utang, akuisisi anak perusahaan, dan tujuan korporasi umum.

Dilaporkan oleh AI

Jio Financial Services (JFSL) and Allianz Group entered a binding agreement on Wednesday to form a 50:50 primary insurance joint venture covering general and health insurance in India. The JV will launch operations upon receiving necessary statutory and regulatory approvals. JFSL and Allianz are also working toward a separate binding agreement for life insurance business in India.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak