Jio BlackRock Asset Management menggandeng distributor untuk mencapai pertumbuhan

Jio BlackRock Asset Management, sebuah perusahaan patungan antara Jio Financial milik Reliance Industries dan BlackRock, mengubah strategi penjualannya kurang dari setahun setelah peluncuran. Perusahaan yang awalnya melewati perantara ini, kini berencana menawarkan dana investasi khusus melalui distributor. Pergeseran ini bertujuan untuk menjangkau investor yang membutuhkan lebih banyak panduan.

Jio BlackRock Asset Management diluncurkan dengan pendekatan penjualan langsung, menghindari distributor reksa dana. Kini, perusahaan beralih untuk bermitra dengan para perantara tersebut guna memperluas jangkauan aset kelolaan ritelnya, sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times. Langkah ini diambil di tengah upaya untuk mendorong pertumbuhan di pasar yang kompetitif. Dana investasi khusus akan menjadi produk pertama yang ditawarkan melalui distributor, dengan rencana untuk menyertakan skema reksa dana dalam waktu dekat. Strategi ini menargetkan segmen pasar yang memerlukan saran tambahan untuk pengambilan keputusan investasi. Perusahaan patungan ini berupaya menyeimbangkan antara rencana langsung dengan penjualan yang dipimpin distributor untuk daya tarik yang lebih luas.

Artikel Terkait

Jio BlackRock berencana untuk memperkenalkan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) perdananya di India pada bulan Agustus. Usaha patungan ini telah mengelola aset sebesar 1,9 miliar dolar dan akan memulai dengan strategi ekuitas.

Dilaporkan oleh AI

Jio Financial Services (JFSL) and Allianz Group entered a binding agreement on Wednesday to form a 50:50 primary insurance joint venture covering general and health insurance in India. The JV will launch operations upon receiving necessary statutory and regulatory approvals. JFSL and Allianz are also working toward a separate binding agreement for life insurance business in India.

MediaHedge, the parent company of Atlanta-based finance platform FilmHedge, has set up a joint venture fund with an unnamed New York asset management firm. The partners announced an initial capital commitment of up to $200 million to support film and media projects starting in spring 2026. The deal was arranged by Koo Capital.

Dilaporkan oleh AI

Investor India semakin melirik pasar luar negeri karena kinerja ekuitas global yang melampaui pasar domestik, didorong oleh tema-tema seperti kecerdasan buatan.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak