Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo menekankan pentingnya moral dalam menghadapi tantangan global saat acara forum komunitas baru-baru ini.
Dalam acara Bonum Commune Forum x Harmony in Diversity Pre-Event bertajuk Community Action: Grassroots Movements as Architects of Peace, Kardinal Suharyo mengajak masyarakat merefleksikan kondisi dunia yang diwarnai perang dan perebutan kepentingan. Ia mengingatkan bahwa ancaman terbesar bagi kemanusiaan berasal dari hilangnya dimensi moral, bukan kecanggihan teknologi.
Kardinal Suharyo menyampaikan kisah simbolik tentang empat bersaudara yang menghidupkan harimau dengan ilmu pengetahuan, yang akhirnya menjadi petaka. "Dunia tetap membutuhkan suara hati," ujarnya.
Direktur Eksekutif Maarif Institute Andar Nubowo menambahkan bahwa keberagaman harus dirawat melalui kolaborasi lintas komunitas dan pemanfaatan media digital untuk menyebarkan pesan perdamaian. Peneliti SETARA Institute Sayidatul Insiyah mencatat masih adanya pelanggaran kebebasan beragama dan diskriminasi di berbagai daerah.