Satgas PRR percepat pembangunan huntap dan huntara di Sumatera

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera melaporkan peningkatan jumlah hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) yang selesai dibangun per 3 April 2026. Total 230 huntap rampung dari 35.368 unit direncanakan, sementara huntara mencapai 17.084 unit atau 89 persen dari target. Selain itu, dana tunggu hunian telah disalurkan 100 persen kepada 14.021 penerima.

Satgas PRR Pascabencana Sumatera terus mempercepat pembangunan huntap dan huntara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi.

Per 3 April 2026, 230 huntap rampung dibangun dari total 35.368 unit, dengan 1.240 unit dalam progres. Di Aceh, 104 unit selesai dari 26.418 direncanakan dan 395 dalam proses; Sumut 120 dari 5.690 dan 404 proses; Sumbar 6 dari 3.260 dan 441 proses. Huntara mencapai 17.084 unit dari 19.135 target (89 persen): Aceh 15.259 dari 17.281 (88 persen), Sumut 995 dari 1.024 (97 persen), Sumbar 830 dari 830 (100 persen).

Satgas juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) Rp600.000 per bulan selama 3 bulan (total Rp1,8 juta per kepala keluarga) kepada 14.021 penerima dengan 100 persen realisasi: Aceh 8.099, Sumut 4.162, Sumbar 1.760.

Di Dusun Pante Geulima, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Mereudu, Pidie Jaya, Aceh, warga gotong royong dengan pemerintah dan BPBD membersihkan kawasan terdampak pada 2 April 2026. Ahlul Fikri menyatakan sinergi ini mempercepat pemulihan, didukung donasi perantau. Halimah menyebut kegiatan memberikan upah harian yang membantu kebutuhan sehari-hari.

Artikel Terkait

The Satgas PRR is accelerating repairs to roads and bridges in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra to restore connectivity for survivors of the hydrometeorological disaster. As of April 18, nearly all damaged national and local roads and bridges are functional again. Head of Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian emphasized infrastructure reconstruction as the top priority.

Dilaporkan oleh AI

The Ministry of Public Works is accelerating construction of Phase II Sekolah Rakyat facilities to ensure they are ready for the 2026/2027 school year.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak