Science Corporation, startup antarmuka otak-komputer yang didirikan oleh mantan presiden Neuralink Max Hodak, mengumumkan divisi baru yang berfokus pada perpanjangan viabilitas organ manusia untuk transplantasi. Perusahaan tersebut mengungkapkan mesin prototipe yang dirancang untuk melestarikan organ dalam periode lebih lama. Inisiatif ini melampaui pekerjaan inti mereka di teknologi neural.
Didirikan pada 2021, Science Corporation awalnya menarik perhatian atas kemajuan dalam antarmuka otak-komputer di bawah kepemimpinan Max Hodak, yang menjabat sebagai presiden pertama Neuralink. Kini, perusahaan tersebut memasuki bidang bioteknologi dengan divisi khusus yang bertujuan memperpanjang umur organ manusia di luar tubuh.
Upaya baru ini berpusat pada mesin prototipe yang bertujuan mempertahankan viabilitas organ untuk durasi yang lebih panjang, berpotensi meningkatkan hasil transplantasi organ. Perkembangan ini mengatasi tantangan kritis dalam logistik medis, di mana pelestarian yang sensitif terhadap waktu sangat penting.
Latar belakang Hodak di neuroteknologi menekankan pendekatan inovatif, meskipun fokus di sini bergeser ke aplikasi kesehatan yang lebih luas. Dengan kekurangan organ yang terus berlanjut secara global, teknologi semacam ini dapat meningkatkan program donasi dan mengurangi pemborosan akibat kegagalan pelestarian.
Science Corporation menekankan bahwa divisi ini melengkapi pekerjaan mereka yang ada, tanpa menentukan rencana peluncuran segera atau uji klinis. Pengumuman tersebut menyoroti persimpangan biotek dan solusi berbasis AI dalam perawatan kesehatan.