Seorang wanita berusia 30 tahun di Carolina Selatan terhindar dari hukuman penjara setelah mengaku bersalah karena membobol rumah mantan pacarnya dengan membawa bahan-bahan yang rencananya akan digunakan untuk meledakkan rumah tersebut.
Krystal Heyward menyampaikan pengakuan bersalah atas tuduhan pencurian tingkat dua pada 6 Mei di pengadilan Beaufort County. Tuduhan tersebut berawal dari insiden pada 21 September 2024 di Hilton Head, di mana ia melepas unit pendingin ruangan dari jendela untuk masuk ke dalam rumah saat dini hari. Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Heyward memberi tahu petugas polisi yang tiba di lokasi bahwa ia berencana untuk meledakkan rumah tersebut dan membawa sejumlah barang, termasuk sebotol pemutih bertekanan, stoples saus, kain yang direndam bahan kimia, pemantik api, dan sebilah pisau. Pihak berwenang kemudian memastikan bahwa bahan-bahan tersebut tidak dapat menyebabkan ledakan, yang berujung pada pembatalan tuduhan kepemilikan alat peledak sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah. Heyward dijatuhi hukuman 18 bulan masa percobaan, wajib mengikuti konseling kesehatan mental dan penyalahgunaan zat, hukuman penjara lima tahun dengan masa percobaan, serta perintah penahanan permanen terhadap mantan pasangannya. Menurut ibu dari mantan pacarnya, pasangan tersebut telah mengakhiri hubungan mereka beberapa minggu sebelum peristiwa pembobolan itu terjadi.