Seorang wanita di South Carolina ditolak permohonan penangguhan penahanannya dalam kasus perdagangan anak

Seorang wanita di South Carolina ditolak permohonan penangguhan penahanannya minggu ini dalam kasus perdagangan manusia yang terkait dengan kematian seorang anak perempuan berusia 11 tahun. Margaret Roberson menghadapi berbagai dakwaan, termasuk perdagangan orang dan perilaku melanggar hukum terhadap anak. Pihak berwenang menduga anak-anak dipaksa membersihkan klinik medis dan mengalami penganiayaan berat.

Margaret Roberson, 57 tahun, dituduh melakukan lima dakwaan perdagangan orang, tiga dakwaan perilaku melanggar hukum terhadap anak, dan satu dakwaan konspirasi kriminal, menurut Kantor Sheriff Horry County. Insiden yang diduga tersebut bermula pada Januari 2025, ketika Roberson dan Camisha Marie McGaskey, 32 tahun, dilaporkan memaksa lima anak di bawah umur untuk membersihkan klinik medis di dalam dan sekitar Conway, sekitar 15 mil di barat laut Myrtle Beach, South Carolina. Anak-anak tersebut tinggal di sebuah kediaman di Sago Palm Drive di Carolina Forest, antara Conway dan Myrtle Beach. McGaskey adalah wali sah dari A'Kyri Bell; anak perempuan berusia 11 tahun asal Texas tersebut meninggal pada 11 Juni 2025, akibat cedera benda tumpul setelah dilarikan ke rumah sakit. McGaskey ditangkap atas pembunuhannya bulan itu, dengan dakwaan yang kemudian ditingkatkan. Lakesha Burnett, 34 tahun, dan Alantis Thomas, 22 tahun, menghadapi dakwaan awal menghalangi proses peradilan, bersama dengan McGaskey. Sebanyak enam orang dewasa kini telah didakwa, termasuk Alexandria Thomas, 20 tahun, dan Darnell Dearmas, 21 tahun, yang menurut jaksa berkontribusi pada situasi yang mengarah pada pembunuhan tersebut. Selama sidang penangguhan penahanan Roberson, jaksa Leigh Waller menggambarkan penganiayaan yang dilakukan karena gagal membersihkan: anak-anak menghadapi 'perlakuan kamar atas', yang melibatkan dibawa ke kamar mandi lantai atas dan pada dasarnya mengalami waterboarding. Waller mencatat adanya video yang menunjukkan Roberson menyaksikan penganiayaan tersebut dari kamar tidurnya. Salah satu terduga korban bersaksi bahwa Roberson mengetahui penganiayaan itu dan menganggapnya lucu. Kepala Polisi Horry County, Kris Leonhardtt, menyebutnya sebagai kejahatan yang mengerikan dalam sebuah konferensi pers, dan mendesak pelaporan jika ada dugaan penganiayaan. Pengacara Roberson, Morgan Martin, membantah pengetahuan kliennya dan berpendapat bahwa pekerjaan tersebut tidak memenuhi definisi perdagangan manusia, dengan mengutip pernyataan anak yang kontradiktif dan kurangnya verifikasi dari pihak klinik.

Artikel Terkait

Seorang ibu di Georgia dijatuhi hukuman 40 tahun penjara setelah dewan juri menyatakannya bersalah atas penyerangan berat dan kekejaman terhadap anak. Candice McClure, 35 tahun, asal Lenox, menyiksa anak yang sama selama hampir satu dekade, termasuk pemukulan yang meninggalkan memar di kaki serta bekas ikat pinggang di dahi. Kasus ini terungkap saat sang anak menceritakan penyiksaan tersebut kepada seorang guru sekolah dasar pada tahun 2023.

Dilaporkan oleh AI

Sepasang suami istri di North Carolina menghadapi dakwaan kejahatan berat karena melakukan penganiayaan parah terhadap keenam anak mereka, termasuk mengurung seorang bocah lelaki berusia 13 tahun di dalam kandang anjing. Jaksa menyebut kasus ini sebagai salah satu yang terburuk yang pernah mereka tangani, dengan kondisi rumah yang sangat kotor sehingga penyelidik harus menggunakan alat pelindung diri. Anak-anak tersebut, yang berusia antara 1 hingga 15 tahun, menunjukkan tanda-tanda penelantaran ekstrem dan memerlukan penanganan medis.

Seorang wanita berusia 41 tahun asal Florida menghadapi dakwaan setelah diduga memerintahkan anak-anaknya yang masih kecil untuk menyerang seorang anak laki-laki berusia 10 tahun di sebuah taman bermain dan menahannya selama insiden tersebut. Konfrontasi itu terjadi setelah perkelahian awal di antara anak-anak yang sedang bermain bersama. Pihak berwenang mengatakan bahwa anak laki-laki tersebut menderita luka-luka yang terlihat jelas termasuk pembengkakan pada mata kirinya.

Dilaporkan oleh AI

A preschool-aged child was found dead in an apartment fire on Hisingen in Gothenburg in February. The mother was initially detained on suspicion of murder but released shortly after. She has now been remanded in custody again on suspicion of gross negligence causing death and unlawful deprivation of liberty.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak