Mary Tracy Morrison, pendiri sekolah untuk anak-anak penderita autisme di Jonesboro, Arkansas, mengaku bersalah atas dakwaan membiarkan terjadinya kekerasan terhadap anak dan dakwaan terkait lainnya. Ia dijatuhi hukuman percobaan dan dilarang bekerja dengan anak-anak setelah memimpin apa yang disebut oleh jaksa sebagai 'klub pertarungan anak dadakan.' Kasus ini bermula dari peristiwa pemukulan selama 30 menit terhadap seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang terekam dalam video pengawasan.
Mary Tracy Morrison, 41 tahun, yang mendirikan ENGAGE School dan The Delta Institute for Developing the Brain di Jonesboro, mengaku bersalah atas satu dakwaan membiarkan kekerasan terhadap anak dan empat dakwaan berkontribusi terhadap kenakalan anak di bawah umur. Jaksa Penuntut Umum Distrik Yudisial Kedua Sonia F. Hagood mengumumkan putusan hukuman tersebut, yang mencakup lima tahun masa percobaan untuk dakwaan kekerasan dan satu tahun untuk setiap dakwaan kenakalan anak. Morrison juga harus menjalani 30 hari kurungan penjara diikuti dengan sekitar tiga bulan tahanan rumah, serta dilarang bekerja secara profesional dengan anak-anak.Investigasi dimulai pada April 2025 setelah seorang ibu melaporkan adanya kekerasan fisik dan mental terhadap putranya yang berusia 13 tahun di sekolah tersebut. Polisi memperoleh video pengawasan yang menunjukkan Morrison mengarahkan 18 siswa untuk membentuk lingkaran di sekitar anak laki-laki tersebut, yang sedang duduk di lantai, sementara mereka meninju, menendang, dan mencekiknya selama 30 menit dengan benda yang tidak diketahui. Petugas mencatat bahwa Morrison mencaci maki korban secara verbal sepanjang kejadian dan sempat melakukan tos dengan salah satu siswa setelah siswa tersebut mencekik korban.Hagood menggambarkan insiden tersebut kepada afiliasi lokal KAIT sebagai 'klub pertarungan anak dadakan.' Kepala Deputi Jaksa Penuntut Umum Jessica Thomason menyatakan, 'Resolusi ini memastikan bahwa para korban tidak perlu mengalami kembali peristiwa ini melalui proses pengadilan dan menjamin kondisi yang melindungi masyarakat ke depannya.' Morrison tidak akan lagi diizinkan untuk bekerja dengan anak-anak.