Terapis autisme di Georgia didakwa atas kekejaman terhadap anak

Aaniyah Brown, seorang karyawan di pusat terapi autisme Augusta, menghadapi dakwaan kekejaman tingkat pertama terhadap anak setelah diduga menginjak wajah dan punggung seorang anak laki-laki berusia 5 tahun. Insiden yang terekam kamera pengawas pada 28 April tersebut memicu penangkapannya oleh Kantor Sheriff Richmond County. Ia dibebaskan dengan jaminan sebesar $22.000.

Aaniyah Brown, yang bekerja di Circle City ABA di Augusta, Georgia, diduga menginjak wajah dan punggung seorang anak laki-laki berusia 5 tahun saat anak itu berusaha berdiri dari lantai. Insiden 28 April tersebut terjadi di pusat terapi autisme dan terekam oleh kamera keamanan fasilitas tersebut. Seorang pelapor memberi tahu pihak berwenang pada hari Selasa, yang membuat polisi meninjau rekaman tersebut di lokasi, menurut Kantor Sheriff Richmond County serta laporan lokal dari WRDW dan WAGT. Brown mengklaim bahwa ia menggunakan kakinya untuk mencegah anak tersebut mencelakainya. Ia ditangkap, ditahan di penjara Richmond County, dan kemudian dibebaskan dengan jaminan sebesar $22.000 sembari menunggu jadwal persidangan berikutnya. Circle City ABA mendeskripsikan layanannya sebagai penyedia terapi ABA di ruang bermain dan ruang motorik dengan terapis berpengalaman untuk membantu anak-anak meningkatkan kemampuan komunikasi dan sosial mereka. Status pekerjaan Brown di pusat tersebut masih belum jelas, dan pihak pengelola tidak menanggapi permintaan komentar.

Artikel Terkait

Petugas deputi sheriff di Augusta, Georgia, menemukan tiga anak kecil tinggal dalam kondisi memprihatinkan saat berusaha menggusur orang tua mereka dari sebuah apartemen. Anak-anak berusia 3 bulan, 1 tahun, dan 3 tahun itu menunjukkan tanda-tanda pengabaian parah, yang mengakibatkan penangkapan Mackenzie Zoriah Whitfield dan Anthony Clark Jr. Keduanya kini menghadapi beberapa tuduhan terkait kekejaman terhadap anak.

Dilaporkan oleh AI

Seorang terapis di West Palm Beach, Florida, menghadapi tuduhan penyalahgunaan anak setelah diduga memukul anak laki-laki nonverbal dengan autisme menggunakan sepatu, raket, dan buku selama sesi. Ibunya menemukan penyalahgunaan melalui rekaman video fasilitas setelah perilaku aneh putranya saat pulang. Insiden ini menyebabkan penangkapan terapis dan pemecatannya dari pusat.

Latoya Gaines, seorang wanita berusia 48 tahun dari Panama City, Florida, diduga memukul wajah seorang anak perempuan berusia 10 tahun di tempat penitipan anak di Bay County pada 24 April saat berselisih mengenai penggunaan kamar mandi untuk satu orang. Insiden tersebut memanas ketika Gaines menuntut anak tersebut keluar agar dapat digunakan oleh putrinya sendiri. Gaines menghadapi dakwaan kejahatan berat terhadap anak dan dijadwalkan untuk menjalani sidang dakwaan pada 11 Juni.

Dilaporkan oleh AI

Pengasuh berusia 30 tahun di Florida menghadapi tuduhan penyalahgunaan anak setelah diduga memukul wajah seorang bayi, meninggalkan memar yang terlihat. Sang ibu menemukan cedera tersebut saat menjemput dan melaporkan kepada pihak berwenang. Pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa bekas luka kemungkinan disebabkan oleh tangan orang dewasa.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak