Manchester City kehilangan poin dalam perburuan gelar Premier League setelah hasil imbang 0-0 melawan Sunderland di Stadium of Light. Black Cats yang tangguh mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang, membuat frustrasi tim Pep Guardiola meski ada peluang akhir. Arsenal kini unggul empat poin dari City di pertengahan musim.
Manchester City memasuki pertandingan pada Hari Tahun Baru dengan tujuan memangkas jarak dari pemuncak klasemen Arsenal menjadi dua poin, di atas rentetan delapan kemenangan di semua kompetisi. Namun, Sunderland di bawah Regis Le Bris terbukti sulit diatasi di kandang, di mana mereka tak terkalahkan dalam sembilan laga Premier League musim ini.
Babak pertama minim peluang, dengan Trai Hume dari Sunderland menyundul bola melewati mistar. City tampak lebih mengancam setelah istirahat, tapi Erling Haaland diblokir efektif oleh pertahanan Black Cats. Pengganti Josko Gvardiol paling dekat untuk tamu, mengenai tiang gawang dengan 16 menit tersisa. Eliezer Mayenda dan Savinho juga hampir mencetak gol untuk masing-masing tim di babak kedua.
Cederanya memengaruhi kedua tim. Winger City Savinho keluar karena cedera, meski gelandang Rodri kembali dari skorsing di babak kedua. Sunderland kehilangan beberapa pemain karena Africa Cup of Nations 2025, termasuk Reinildo Mandava, Habib Diarra, dan Bertrand Traore, ditambah cedera Dan Ballard dan Aji Alese.
Hasil imbang ini menempatkan City di posisi kedua, empat poin di belakang Arsenal, sementara Sunderland bertahan di peringkat ketujuh. Kedua tim menghadapi ujian berat selanjutnya: Sunderland bertandang ke Tottenham, dan City menjamu Chelsea, keduanya Minggu.
Susunan pemain mencerminkan absennya: Sunderland memulai dengan Robin Roefs di gawang, didukung Granit Xhaka dan Brian Brobbey di depan. City berbaris dengan Gianluigi Donnarumma di gawang, Erling Haaland memimpin serangan, dan Nathan Ake menggantikan Gvardiol di belakang.